PEMBERIAN vaksin kepada para penyandang disabilitas di Istora Senayan, Jakarta, kemarin, menandai dimulainya program vaksinasi tahap tiga yang menyasar sebanyak 63,9 juta orang kelompok rentan.
Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia mengatakan, program vaksin kepada para penyandang disabilitas merupakan salah satu arahan Presiden Joko Widodo pada saat peringatan Hari Disabilitas Internasional 2020.
“Saya sangat mengapresiasi kepada Kementerian BUMN, Kemenkes, Pemprov DKI Jakarta, dan IHC yang sudah bersinergi dalam memberikan vaksinasi untuk penyandang disabilitas yang berjalan dengan baik dan lancar hari ini,” kata Angkie dalam keterangan resminya.
Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa vaksinasi covid-19 bagi kelompok rentan dimulai pada April 2021.
Wiku mengatakan, kelompok yang dinyatakan rentan tertular covid-19 ialah warga lanjut usia (lansia), penderita komorbid atau yang memiliki penyakit bawaan, perempuan hamil, pekerja sektor informal, anak-anak, penyandang disabilitas, penderita HIV positif, dan pengungsi.
Hingga kemarin siang, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat, sebanyak 3.696.059 penduduk di Indonesia telah menjalani vaksinasi dosis pertama atau bertambah 121.361 orang dari hari sebelumnya.
Sementara itu, orang yang mendapatkan vaksinasi dosis kedua bertambah sebanyak 32.737 atau total menjadi 1.295.615 orang. Adapun target sasaran vaksinasi sebanyak 40.349.051 orang dan sasaran vaksinasi untuk tenaga kesehatan 1.468.764 orang.
Jangan lengah
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, turunnya angka kematian tenaga kesehatan akibat covid-19 pada Februari 2021 hingga 63%, semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat akan efektivitas vaksin. Vaksinasi nakes dimulai sejak 23 Januari 2021.
Namun, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, optimisme terhadap keberhasilan vaksin itu jangan sampai mendorong masyarakat untuk mengabaikan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak,
mencuci tangan dengan sabun, dan menghindari kerumunan. Terlebih saat long weekend pada 11-14 Maret 2021.
Penting dicatat, kasus covid-19 di Indonesia per 11 Maret 2021 terus bertambah menjadi 1.403.722 orang dengan jumlah kasus aktif 141.070 orang. Tambahan kasus terkonfirmasi positif paling banyak terjadi
DKI Jakarta sebanyak 1.754 orang.
“Para pemangku kepentingan perlu menanamkan pemahaman kepada masyarakat bahwa setelah divaksinasi, masyarakat tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan,” seru anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.
Dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, Rabu (10/3), Presiden Joko Widodo menyaksikan vaksinasi kepada 1.386 ASN, dokter, pegawai BUMN, pegawai BUMD, pejabat pemerintah, wartawan, para pemuka agama, santri, dan seniman.
“Jadi ini usaha bagi manusia, apa pun hasilnya itu terserah Allah SWT. Yang penting, kita berkewajiban menjaga kesehatan kita masing-masing,” kata Rois Syuriah PWNU Jateng, KH Ubaidillah Shodaqoh yang turut divaksin.
Tokoh agama Buddha, Bhikkhu Cittagutto Mahathera, dari Sangga Theravada Indonesia, sangat mengapresiasi vaksinasi pada tokoh agama ini. “Keselamatan kami ini juga untuk keselamatan umat masyarakat seluruhnya,” ucapnya. Dok Media Indonesia Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News