3 Alasan BPOM Vaksin Zifivax Cocok untuk Indonesia

3 Alasan BPOM Vaksin Zifivax Cocok untuk Indonesia

Grafis BPOM
11 Oktober 2021 15:40
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan emergency use authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat vaksin covid-19 merek Zifivax. Vaksin tersebut sudah lolos uji klinis fase III di Indonesia.

Vaksin Zifivax diberikan dengan tiga kali dosis. Jarak atau interval penyuntikan selama satu bulan. BPOM juga membeberkan alasan kenapa vaksin Zifivax dinilai cocok untuk Indonesia, yaitu:

1. Zifivax cocok untuk negara tropis
Pihak BPOM menjelaskan bahwa vaksin Zifivax cocok untuk Indonesia. Pasalnya vaksin tersebut dapat disimpan pada kondisi suhu khusus 2 sampai 8 derajat celsius.

2. Efikasi mencapai 81,71 persen
Vaksin Zifivax diklaim memiliki efikasi atau efektif mencegah virus mencapai 81,71 persen. Persentase efikasi itu akan dicapai tujuh hari setelah mendapatkan vaksinasi lengkap.

Efikasi Zifivax mengungguli vaksin lainnya seperti Sinovac yang hanya mencapai 65 persen, serta AstraZeneca dengan efikasi 63,09 persen.  

3. Vaksin Zifivax berbasis protein sub unit rekombinan
Penny menuturkan vaksin tersebut dikembangkan Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical, Tiongkok. Namun, untuk uji klinis fase satu hingga tiga melalui multisenter di beberapa negara.
 
Teknologi Vaksin Zifivax berbasis protein sub unit rekombinan. Teknologi itu diklaim lebih aman bagi pasien immunocompromised yakni pasien yang memiliki risiko lebih tinggi.
Dok: Medcom.id
 
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif