Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita (dua kanan) mengamati makanan suplemen kemasan yang terbuat dari sarang burung dalam kunjungannya ke pabrik pengolahan makanan dan minuman sarang burung Yan Ty Ty di Shanghai, Tiongkok.
Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita (dua kanan) mengamati makanan suplemen kemasan yang terbuat dari sarang burung dalam kunjungannya ke pabrik pengolahan makanan dan minuman sarang burung Yan Ty Ty di Shanghai, Tiongkok.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengajak perusahaan pengolahan sarang burung walet di Tiongkok berinvestasi membangun pabrik di Indonesia.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengajak perusahaan pengolahan sarang burung walet di Tiongkok berinvestasi membangun pabrik di Indonesia.
Selain menambah nilai ekspor sarang burung walet, pembangunan pabrik olahan tersebut, menurut Lukita, bisa menekan penyelundupan.
Selain menambah nilai ekspor sarang burung walet, pembangunan pabrik olahan tersebut, menurut Lukita, bisa menekan penyelundupan.
Dalam satu tahun Yan Ty Ty mengimpor sarang burung walet mentah sebanyak 10 ton dari Indonesia untuk dijadikan makanan, minuman, dan kosmetik.
Dalam satu tahun Yan Ty Ty mengimpor sarang burung walet mentah sebanyak 10 ton dari Indonesia untuk dijadikan makanan, minuman, dan kosmetik.

Mendag Undang Investor Sarang Walet Tiongkok

22 Juli 2019 09:17
Shanghai: Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengajak perusahaan pengolahan sarang burung walet di Tiongkok berinvestasi membangun pabrik di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya usai mengunjungi pabrik pengolahan sarang burung walet Yan Ty Ty, di Shanghai, Tiongkok, Senin, 22 Juli 2019. Antara Foto/M. Irfan Ilmie

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KHL)

Ekonomi