Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengenakan kalung bertuliskan anti virus corona saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2020.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengenakan kalung bertuliskan anti virus corona saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2020.
Kalung berwarna hijau itu begitu jelas menggantung di leher Syahrul Yasin Limpon. Bukan hanya Mentan, sejumlah jajaran eselon I dan para staf yang hadir pada rapat kerja tersebut juga mengenakan kalung eucalyptus itu.
Kalung berwarna hijau itu begitu jelas menggantung di leher Syahrul Yasin Limpon. Bukan hanya Mentan, sejumlah jajaran eselon I dan para staf yang hadir pada rapat kerja tersebut juga mengenakan kalung eucalyptus itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa produk kalung eucalyptus itu memiliki formula yang sama dengan produk lainnya, seperti 'roll on', inhaler, balsam dan minyak aromaterapi yang berbasis nanoteknologi.
Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa produk kalung eucalyptus itu memiliki formula yang sama dengan produk lainnya, seperti 'roll on', inhaler, balsam dan minyak aromaterapi yang berbasis nanoteknologi.
Balitbangtan menjelaskan bahwa produk berbentuk kalung akan memudahkan pengguna dalam menghirup aromaterapi setiap 2-3 jam sekali selama 5-15 menit dihirup (didekatkan ke hidung) agar mampu menginaktivasi virus yang berada di rongga hidung.
Balitbangtan menjelaskan bahwa produk berbentuk kalung akan memudahkan pengguna dalam menghirup aromaterapi setiap 2-3 jam sekali selama 5-15 menit dihirup (didekatkan ke hidung) agar mampu menginaktivasi virus yang berada di rongga hidung.

Raker dengan DPR, Mentan Pakai Kalung Anti Virus Corona

Ekonomi Kalung Eucalyptus
07 Juli 2020 14:27
Jakarta: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengenakan kalung bertuliskan anti virus corona saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2020.

Kalung berwarna hijau itu begitu jelas menggantung di leher Syahrul Yasin Limpon. Bukan hanya Mentan, sejumlah jajaran eselon I dan para staf yang hadir pada rapat kerja tersebut juga mengenakan kalung eucalyptus itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa produk kalung eucalyptus itu memiliki formula yang sama dengan produk lainnya, seperti 'roll on', inhaler, balsam dan minyak aromaterapi yang berbasis nanoteknologi.

Kalung aromaterapi temuan Balitbangtan diformulasikan berbasis minyak Eucalyptus sp. dan didesain dengan teknologi nano dalam bentuk serbuk dan dikemas dalam kantong berpori.

Produk ini mengeluarkan aroma secara lepas lambat (slow release) sehingga berfungsi sebagai aromaterapi selama jangka waktu tertentu. Untuk mendapatkan efek aromaterapi yang optimal, penggunaannya dilakukan dengan cara menghirup aroma dari lubang-lubang kemasannya.

Balitbangtan menjelaskan bahwa produk berbentuk kalung akan memudahkan kita dalam menghirup aromaterapi setiap 2-3 jam sekali selama 5-15 menit dihirup (didekatkan ke hidung) agar mampu menginaktivasi virus yang berada di rongga hidung. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif