Gubernur BI Agus Martowardojo (ketiga kanan) bersama Kepala Bekraf Triawan Munaf (kedua kanan), Wamenkeu Mardiasmo (keempat kanan) beserta perwakilan kementerian terkait dan pelaku usaha keuangan digital mengenakan kacamata 3D dalam acara peresmian BI Fintech Office di Jakarta, Senin (14/11/2016)
Gubernur BI Agus Martowardojo (ketiga kanan) bersama Kepala Bekraf Triawan Munaf (kedua kanan), Wamenkeu Mardiasmo (keempat kanan) beserta perwakilan kementerian terkait dan pelaku usaha keuangan digital mengenakan kacamata 3D dalam acara peresmian BI Fintech Office di Jakarta, Senin (14/11/2016)
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo meresmikan BI Fintech Office di Jakarta, Senin (14/11/2016)
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo meresmikan BI Fintech Office di Jakarta, Senin (14/11/2016)
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo memberikan sambutan sebelum meresmikan BI Fintech Office di Jakarta, Senin (14/11/2016)
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo memberikan sambutan sebelum meresmikan BI Fintech Office di Jakarta, Senin (14/11/2016)
Gubernur BI Agus Martowardojo (tengah) bersama Kepala Bekraf Triawan Munaf (keempat kanan), Wamenkeu Mardiasmo (keempat kiri) beserta perwakilan kementerian terkait dan pelaku usaha keuangan digital bertepuk tangan usai meresmikan BI Fintech Office di Jakarta, Senin (14/11/2016)
Gubernur BI Agus Martowardojo (tengah) bersama Kepala Bekraf Triawan Munaf (keempat kanan), Wamenkeu Mardiasmo (keempat kiri) beserta perwakilan kementerian terkait dan pelaku usaha keuangan digital bertepuk tangan usai meresmikan BI Fintech Office di Jakarta, Senin (14/11/2016)

BI Resmikan Fintech Office

14 November 2016 15:27
Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo meresmikan BI Financial Technology (Fintech) Office di Jakarta, Senin (14/11/2016). BI Fintech Office akan menjadi wadah evaluasi, penelusuran, dan mitigasi risiko dalam pengembangan perusahaan-perusahaan di bidang teknologi keuangan, khususnya terkait sistem pembayaran. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(LEN)

Ekonomi bank indonesia