Warga membuka laman www.prakerja.go.id saat mengikuti pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4, di Serang, Banten, Sabtu, 8 Agustus 2020.
Warga membuka laman www.prakerja.go.id saat mengikuti pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4, di Serang, Banten, Sabtu, 8 Agustus 2020.
Pemerintah kembali membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 4 untuk menekan angka pengangguran dengan kuota sebanyak 800 ribu orang.
Pemerintah kembali membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 4 untuk menekan angka pengangguran dengan kuota sebanyak 800 ribu orang.
Sekretaris Kementerian Perekonomian Susiwijono mengatakan, besarnya insentif yang diberikan pada peserta Kartu Prakerja gelombang IV ini tetap sama seperti sebelumnya yakni Rp3.550.000.
Sekretaris Kementerian Perekonomian Susiwijono mengatakan, besarnya insentif yang diberikan pada peserta Kartu Prakerja gelombang IV ini tetap sama seperti sebelumnya yakni Rp3.550.000. "Alokasi bantuan pelatihan dan insentif masih sama, masih Rp 3.550.000," katanya.

Gelombang IV Kartu Prakerja Dibuka

Ekonomi Kartu Prakerja
08 Agustus 2020 14:56
Jakarta: Pemerintah membuka gelombang IV program Kartu Prakerja pada Sabtu, 8 Agustus 2020 mulai pukul 12.00  WIB. Gelombang IV Kartu Prakerja tersebut menyediakan kuota 800 ribu penerima."Mudah-mudahan ini mendorong kompetensi pekerja juga bisa menjadi program bantuan sosial bagi yang di-PHK dan dirumahkan," kata Sekretaris Kementerian Perekonomian Susiwijono.

Susiwijono mengatakan, besarnya insentif yang diberikan pada peserta Kartu Prakerja gelombang IV ini tetap sama seperti sebelumnya yakni Rp3.550.000. "Alokasi bantuan pelatihan dan insentif masih sama, masih Rp 3.550.000," katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kemenko Bidang Perekonomian Rudy Salahuddin menjelaskan pemerintah akan mempriotitaskan 2,1 juta pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan.

Jumlah itu meningkat dari data sebelumnya 1,7 juta orang berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan. "Nantinya setiap gelombang mulai angkatan keempat hingga seterusnya, sebanyak 80 persen jumlah kuota yang tersedia akan dimasukkan pekerja yang kena PHK atau dirumahkan tersebut. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif