Layar monitor menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham di Jakarta, Jumat, 6 November 2020.
Layar monitor menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham di Jakarta, Jumat, 6 November 2020.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 6 November 2020 sore ditutup meningkat, yang masih ditopang sentimen pemulihan ekonomi domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 6 November 2020 sore ditutup meningkat, yang masih ditopang sentimen pemulihan ekonomi domestik.
IHSG ditutup menguat 75,2 poin atau 1,43 persen ke posisi 5.335,53. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 18,74 poin atau 2,3 persen menjadi 834,9.
IHSG ditutup menguat 75,2 poin atau 1,43 persen ke posisi 5.335,53. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 18,74 poin atau 2,3 persen menjadi 834,9.

IHSG Ditutup Menguat

Ekonomi IHSG Saham
06 November 2020 18:22
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 6 November 2020 sore ditutup meningkat, yang masih ditopang sentimen pemulihan ekonomi domestik.

IHSG ditutup menguat 75,2 poin atau 1,43 persen ke posisi 5.335,53. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 18,74 poin atau 2,3 persen menjadi 834,9.

Analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Jumat, mengatakan penguatan IHSG didorong euforia pasar terhadap pemulihan ekonomi di Tanah Air.

"Sedangkan dari eksternal yaitu euforia 'market' terhadap pelaksanaan Pemilu AS yang berlangsung dengan sangat demokratis. 'Market' juga menghargai keputusan The Fed dalam mempertahankan tingkat suku bunga pada 0,25 persen," ujar Nafan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia pada triwulan III 2020 mengalami kontraksi 3,49 persen (yoy).

Dengan demikian, maka Indonesia resmi mengalami resesi seperti yang sudah dialami berbagai negara yang terdampak covid-19, karena selama dua triwulan berturut-turut mengalami pertumbuhan negatif.

Meski mengalami pertumbuhan negatif, secara kuartal (qtq) ekonomi mengalami kenaikan sebesar 5,05 persen pada triwulan III 2020, yang memperlihatkan adanya tanda-tanda pemulihan yang signifikan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif