"Ini perlu saya ingatkan, hari ini sudah mulai peremajaan, 'replainting'. Tapi setahun lagi atau awal 2019 akan saya cek kembali. Kerja dengan saya pasti saya cek, enak saja tidak dicek, jadi barang atau tidak? Jadi bibitnya, jadi bener dan baik tidak? Harus dicek, Kalau tidak dicek, enak nanti," kata Presiden kepada warga saat peluncuran penanaman perdana program peremajaan kebun kelapa sawit di Desa Panca Tunggal, Sungai Lilin, Kabupaten Musi banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (13/10/2017). ANTARA/Nova Wahyudi
Presiden Joko Widodo melakukan penanaman perdana peremajaan kebun kelapa sawit seluas 4.400 hektare di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (13/10/2017). MI/Dwi Apriani
Presiden Joko Widodo melakukan penanaman perdana peremajaan kebun kelapa sawit seluas 4.400 hektare di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (13/10/2017). MI/Dwi Apriani
Presiden melakukan penanaman tumpang sari bersama para petani saat launching penanaman perdana program peremajaan kebun kelapa sawit di Desa Panca Tunggal, Sungai Lilin, Musi Banyuasin. ANTARA/Nova Wahyudi
Presiden melakukan penanaman tumpang sari bersama para petani saat launching penanaman perdana program peremajaan kebun kelapa sawit di Desa Panca Tunggal, Sungai Lilin, Musi Banyuasin. ANTARA/Nova Wahyudi
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang di tengah perkebunan sawit dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution (kanan), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) dan Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dodi Reza Alex. ANTARA/Nova Wahyudi
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang di tengah perkebunan sawit dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution (kanan), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) dan Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dodi Reza Alex. ANTARA/Nova Wahyudi

Usai Tanam Sawit, Jokowi Akan Cek Setahun Lagi

13 Oktober 2017 14:11
Metrotvnews.com, Palembang: Presiden Joko Widodo menyatakan akan mengecek lagi proses peremajaan kebun kepala sawit di Musi Banyuasin, Sumsel, setahun lagi atau awal 2019 mendatang. Hal itu untuk memeriksa pertumbuhan benihnya. MI/ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Ekonomi kelapa sawit