Pertemuan negara-negara anggota G-20 baru saja dilakukan di Jerman, pada 17-18 Maret lalu. Pertemuan tersebut, membahas mengenai ketidakpastian ekonomi global yang dapat berdampak pada perekonomian dunia, khususnya di sektor perdagangan internasional.
Pertemuan negara-negara anggota G-20 baru saja dilakukan di Jerman, pada 17-18 Maret lalu. Pertemuan tersebut, membahas mengenai ketidakpastian ekonomi global yang dapat berdampak pada perekonomian dunia, khususnya di sektor perdagangan internasional.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui pembahasan tersebut, Indonesia diharapkan dapat memperkuat pondasi ekonomi dalam negeri. Hal itu dilakukan, agar menjadi penopang ekonomi di tengah kondisi politik dan ekonomi global yang tidak menentu.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui pembahasan tersebut, Indonesia diharapkan dapat memperkuat pondasi ekonomi dalam negeri. Hal itu dilakukan, agar menjadi penopang ekonomi di tengah kondisi politik dan ekonomi global yang tidak menentu.
Selain itu, Menkeu juga membeberkan hasil positif yang diperoleh dari pertemuan tersebut yakni peningkatan kerja sama di bidang perpajakan Internasional seperti Automatic Exchange of Information (AEOI).
Selain itu, Menkeu juga membeberkan hasil positif yang diperoleh dari pertemuan tersebut yakni peningkatan kerja sama di bidang perpajakan Internasional seperti Automatic Exchange of Information (AEOI).

Menkeu Paparkan Hasil Pertemuan G20 di Jerman

22 Maret 2017 16:17
Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan hasil pertemuan antara Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Central negara-negara G-20 di Jerman, Rabu (22/3/2017). Hasil dari pertemuan tersebut diantaranya perdagangan bebas, proteksionisme, peningkatan kerjasama di bidang perpajakan Internasional seperti Automatic Exchange of Information (AEOI) dan kondisi perekonomian global terkini. ANTARA/Widodo S. Jusuf

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(LEN)

Ekonomi ktt g20