Direktur Utama Merpati Asep Ekanugraha (tengah) menyapa sejumlah mantan karyawan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) seusai menjalani sidang di depan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur.
Direktur Utama Merpati Asep Ekanugraha (tengah) menyapa sejumlah mantan karyawan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) seusai menjalani sidang di depan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur.
Pengadilan Niaga (PN) Surabaya mengabulkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) sehingga Merpati tidak dipailitkan dan dipastikan bisa terbang lagi pada 2019.
Pengadilan Niaga (PN) Surabaya mengabulkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) sehingga Merpati tidak dipailitkan dan dipastikan bisa terbang lagi pada 2019.
Maskapai penerbangan pelat merah ini diketahui mati suri sejak 1 Februari 2014 silam karena tekanan finansial. Pada akhir tahun lalu, perusahaan memiliki beban utang kepada sejumlah kreditur sebesar Rp10,72 triliun.
Maskapai penerbangan pelat merah ini diketahui mati suri sejak 1 Februari 2014 silam karena tekanan finansial. Pada akhir tahun lalu, perusahaan memiliki beban utang kepada sejumlah kreditur sebesar Rp10,72 triliun.

PKPU Dikabulkan, Merpati Bisa Terbang Lagi

Ekonomi industri pesawat
14 November 2018 14:49
Surabaya: Pengadilan Niaga Surabaya mengabulkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Merpati Nusantara Airlines, Rabu, 14 November 2018. Dengan demikian, Merpati tidak dipailitkan dan dipastikan bisa terbang lagi pada 2019. Antara Foto/Zabur Karuru
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi