Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto (tengah) dan Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Said Aqil Siroj (kanan) disaksikan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini menandatangani dokumen Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung PBNU, Jakarta.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto (tengah) dan Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Said Aqil Siroj (kanan) disaksikan Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini menandatangani dokumen Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung PBNU, Jakarta.
Dengan nota kesepahaman ini diharapkan melahirkan sinergi dan kerjasama antara Pertamina dan NU dalam upaya pengembangan ekonomi umat dengan fokus utama pada sektor energi dan pengabdian masyarakat.
Dengan nota kesepahaman ini diharapkan melahirkan sinergi dan kerjasama antara Pertamina dan NU dalam upaya pengembangan ekonomi umat dengan fokus utama pada sektor energi dan pengabdian masyarakat.
Lingkup potensi kerja sama yang berlaku selama lima tahun tersebut meliputi pengembangan usaha niaga, investasi, dan pembangunan pada sektor migas; pengembangan, investasi dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta konservasi energi; dan pengabdian masyarakat yang diorientasikan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, lingkungan dan kemaslahatan umat.
Lingkup potensi kerja sama yang berlaku selama lima tahun tersebut meliputi pengembangan usaha niaga, investasi, dan pembangunan pada sektor migas; pengembangan, investasi dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta konservasi energi; dan pengabdian masyarakat yang diorientasikan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, lingkungan dan kemaslahatan umat.

Pertamina Gandeng NU Dorong Ekonomi Umat Berbasis Energi

04 Januari 2017 15:11
Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) dan Nahdlatul Ulama menandatangani nota kesepahaman di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (4/1/2017). Nota Kesepahaman tersebut akan menjadi landasan kedua belah pihak untuk melaksanakan kerja sama pengembangan ekonomi umat terkait dengan pemanfaatan energi dan pengabdian masyarakat. ANTARA/Widodo S. Jusuf

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(LEN)

Ekonomi pertamina