Menteri Sosial Juliari P. Batubara (rompi hiam) menyaksikan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat, 20 November 2020.
Menteri Sosial Juliari P. Batubara (rompi hiam) menyaksikan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat, 20 November 2020.
Mensos menyatakan bahwa BST dipastikan akan dilanjutkan pada 2021 mendatang untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional. BST diberikan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 34 provinsi.
Mensos menyatakan bahwa BST dipastikan akan dilanjutkan pada 2021 mendatang untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional. BST diberikan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 34 provinsi.
Mensos mengungkapkan bahwa untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional, maka BST masih akan berlanjut selama 
6 bulan mulai Januari-Juni pada 2021 mendatang dengan anggaran total Rp12 triliun. Demikian juga dengan bantuan pangan non tunai (BPNT) senilai Rp45,12 triliun untuk 18,5 juta. Di Kabupaten Purbalingga tercatat ada 110.241 KPM tersebar di 18 kecamatan dengan nilai Rp22 miliar lebih.
Mensos mengungkapkan bahwa untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional, maka BST masih akan berlanjut selama 6 bulan mulai Januari-Juni pada 2021 mendatang dengan anggaran total Rp12 triliun. Demikian juga dengan bantuan pangan non tunai (BPNT) senilai Rp45,12 triliun untuk 18,5 juta. Di Kabupaten Purbalingga tercatat ada 110.241 KPM tersebar di 18 kecamatan dengan nilai Rp22 miliar lebih.
Mensos meminta kepada masyarakat jika ada persoalan dipersilakan mendatangi kantor desa, kecamatan atau Dinas Sosial (Dinsos).
Mensos meminta kepada masyarakat jika ada persoalan dipersilakan mendatangi kantor desa, kecamatan atau Dinas Sosial (Dinsos). "Laporkan saja, misalnya saya belum mendapat bantuan. Nanti pasti akan dilayani. Janganlah mengadu di media sosial," ujarnya.

Mensos Pantau Penyaluran BST di Karanganyar

Ekonomi Berita Kemensos Bantuan Pangan Nontunai
20 November 2020 16:58
Purbalingga: Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyaksikan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat, 20 November 2020.

Mensos menyatakan bahwa BST dipastikan akan dilanjutkan pada 2021 mendatang untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional. BST diberikan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 34 provinsi.

Mensos mengungkapkan bahwa untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional, maka BST masih akan berlanjut selama 6 bulan mulai Januari-Juni pada 2021 mendatang dengan anggaran total Rp12 triliun. Demikian juga dengan bantuan pangan non tunai (BPNT) senilai Rp45,12 triliun untuk 18,5 juta. Di Kabupaten Purbalingga tercatat ada 110.241 KPM tersebar di 18 kecamatan dengan nilai Rp22 miliar lebih. 

"Dengan adanya kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, penyaluran BST dan BPNT berjalan baik dan lancar. Semoga bantuan ini memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan KPM," kata Mensos.

Mensos meminta kepada masyarakat jika ada persoalan dipersilakan mendatangi kantor desa, kecamatan atau Dinas Sosial (Dinsos). "Laporkan saja, misalnya saya belum mendapat bantuan. Nanti pasti akan dilayani. Janganlah mengadu di media sosial," ujarnya.

Mensos meminta masyarakat tidak ragu untuk melapor, sebab pada dasarnya aparat pemerintah, anggota DPR dan juga pendamping, merupakan pelayan masyarakat.

Memang, katanya, menyalurkan bansos bukan pekerjaan mudah. Sebab, setelah Kemensos mengalokasikan kuota bantuan,  ternyata daerah tidak bisa menyerap.
  
"Kabupaten Purbalingga merupakan daerah yang responsif.  Buktinya dari kuota penerima bantuan yang diberikan bisa diserap dengan baik.  Ini semua tergantung dari keaktifan kepala daerah dalam berkomunikasi dengan Kemensos," jelasnya. MI/Liliek Dharmawan

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif