Menteri Pertanian Syahrul Yasi Limpo (kanan) berjabat tangan dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (kedua kanan) usai melepas produk komoditas ekspor di PT Great Giant Pineapple (GGP) Lampung Tengah, Lampung.
Menteri Pertanian Syahrul Yasi Limpo (kanan) berjabat tangan dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (kedua kanan) usai melepas produk komoditas ekspor di PT Great Giant Pineapple (GGP) Lampung Tengah, Lampung.
Kementan melalui Badan Karantina Pertanian (Berantan) mengekspor komoditas berupa biji kopi, kayu manis, kelapa, karet, olahan nanas, tetes tebu, olahan kelapa sawit , lada biji, jagung, kakau dan lengkuas dengan nilai total Rp181 miliar ke Bahrani, Rusia, Kazakhstan, Brazil, Argentina, Nigeria, Kanada.
Kementan melalui Badan Karantina Pertanian (Berantan) mengekspor komoditas berupa biji kopi, kayu manis, kelapa, karet, olahan nanas, tetes tebu, olahan kelapa sawit , lada biji, jagung, kakau dan lengkuas dengan nilai total Rp181 miliar ke Bahrani, Rusia, Kazakhstan, Brazil, Argentina, Nigeria, Kanada.

Mentan Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Senilai Rp181 M

17 Desember 2019 22:03
Bandarlampung: Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor komoditas pertanian asal Provinsi Lampung senilai Rp181 miliar ke berbagai negara tujuan, Selasa, 17 Desember 2019. Selain itu, ekspor juga bertujuan untuk menjadikan Provinsi Lampung sebagai lokomotif pengembangan ekspor pertanian sehingga bisa menjadi contoh untuk provinsi lainnya. Antara Foto/Ardiansyah
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KHL)

Ekonomi ekspor