Mantan Presiden Olympique Marseille, Pape Diouf, meninggal dunia dalam usia 68 tahun setelah tertular virus korona (covid-19). Hal itu dikatakan salah seorang anggota keluarganya kepada AFP.
Mantan Presiden Olympique Marseille, Pape Diouf, meninggal dunia dalam usia 68 tahun setelah tertular virus korona (covid-19). Hal itu dikatakan salah seorang anggota keluarganya kepada AFP.
Diouf, yang lahir di Chad tetapi mendapat hak kewarganegaraan di Prancis dan Senegal, memimpin klub Prancis itu antara tahun 2005-2009 dan membantu membangun tim meraih gelar juara Ligue 1 musim 2010.
Diouf, yang lahir di Chad tetapi mendapat hak kewarganegaraan di Prancis dan Senegal, memimpin klub Prancis itu antara tahun 2005-2009 dan membantu membangun tim meraih gelar juara Ligue 1 musim 2010.
Diouf, yang lahir di Chad tetapi mendapat hak kewarganegaraan di Prancis dan Senegal, memimpin klub Prancis itu antara tahun 2005-2009 dan membantu membangun tim meraih gelar juara Ligue 1 musim 2010.
Diouf, yang lahir di Chad tetapi mendapat hak kewarganegaraan di Prancis dan Senegal, memimpin klub Prancis itu antara tahun 2005-2009 dan membantu membangun tim meraih gelar juara Ligue 1 musim 2010.
Diouf, yang lahir di Chad tetapi mendapat hak kewarganegaraan di Prancis dan Senegal, memimpin klub Prancis itu antara tahun 2005-2009 dan membantu membangun tim meraih gelar juara Ligue 1 musim 2010.
Diouf, yang lahir di Chad tetapi mendapat hak kewarganegaraan di Prancis dan Senegal, memimpin klub Prancis itu antara tahun 2005-2009 dan membantu membangun tim meraih gelar juara Ligue 1 musim 2010.

Mantan Presiden Marseille Meninggal karena Covid-19

Bola liga dunia
01 April 2020 13:34
Marseille: Mantan Presiden Olympique Marseille, Pape Diouf, meninggal dunia dalam usia 68 tahun setelah tertular virus korona (covid-19). Hal itu dikatakan salah seorang anggota keluarganya kepada AFP.

Diouf, yang lahir di Chad tetapi mendapat hak kewarganegaraan di Prancis dan Senegal, memimpin klub Prancis itu antara tahun 2005-2009 dan membantu membangun tim meraih gelar juara Ligue 1 musim 2010.

  
Dia sedianya akan diberangkatkan dari Dakar ke Nice pada Selasa, 31 Maret 2020 pagi waktu setempat untuk menjalani perawatan karena covid-19, tetapi kesehatannya memburuk. Dia kemudian ditempatkan pada respirator yang mencegahnya naik ke pesawat.

Dia dirawat di rumah sakit di Senegal setelah tertular virus di sana dan menjadi kematian akibat covid-19 pertama di negara tersebut.
  
Diouf yang juga seorang jurnalis dan agen sepak bola itu sebelumnya mengambil alih Stade Velodrome. AFP PHOTO/Jean-Christophe Verhaegen/Anne-Christine Poujoulat/Boris Horvat
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif