Para pemain Red Bull Salzburg meluapkan kegembiraan mereka usai memastikan diri merengkuh gelar juara Piala Austria, setelah mengalahkan Austria Lustenau 5-0 dalam partai final di Stadion Woethersee, Klagenfurt, Sabtu, 30 Mei 2020 WIB.
Para pemain Red Bull Salzburg meluapkan kegembiraan mereka usai memastikan diri merengkuh gelar juara Piala Austria, setelah mengalahkan Austria Lustenau 5-0 dalam partai final di Stadion Woethersee, Klagenfurt, Sabtu, 30 Mei 2020 WIB.
Hasil itu membuat Salzburg sukses mempertahankan trofi Piala Austria yang juga mereka raih musim lalu dan menambah koleksinya menjadi tujuh kali juara kompetisi itu, demikian catatan laman resmi federasi sepak bola Austria (OFB).
Hasil itu membuat Salzburg sukses mempertahankan trofi Piala Austria yang juga mereka raih musim lalu dan menambah koleksinya menjadi tujuh kali juara kompetisi itu, demikian catatan laman resmi federasi sepak bola Austria (OFB).
Bagi Jesse Marsch, ini merupakan trofi pertamanya di Austria selaku pelatih Salzburg.
Bagi Jesse Marsch, ini merupakan trofi pertamanya di Austria selaku pelatih Salzburg.
Penggemar sepak bola mengikuti final Piala Austria antara FC Red Bull Salzburg dan SC Austria Lustenau lewat layar raksasa dari mobil mereka di drive-in di Salzburg.
Penggemar sepak bola mengikuti final Piala Austria antara FC Red Bull Salzburg dan SC Austria Lustenau lewat layar raksasa dari mobil mereka di drive-in di Salzburg.

Salzburg Juara Piala Austria

Bola liga dunia
30 Mei 2020 10:25
Salzburg: Red Bull Salzburg berhasil merengkuh gelar juara Piala Austria setelah mengalahkan Austria Lustenau 5-0 dalam partai final di Stadion Woethersee, Klagenfurt, Sabtu, 30 Mei 2020 WIB.

Laga tersebut sekaligus menandai kelanjutan kompetisi sepak bola musim 2019/20 di negara itu setelah tertangguhkan pandemi covid-19.

Hasil itu membuat Salzburg sukses mempertahankan trofi Piala Austria yang juga mereka raih musim lalu dan menambah koleksinya menjadi tujuh kali juara kompetisi itu, demikian catatan laman resmi federasi sepak bola Austria (OFB).

Sejak awal lawa yang digelar tanpa penonton itu, Salzburg menguasai permainan tetapi tembakan Hwang Hee-chan masih bisa dihentikan oleh kiper Florian Eres.

Pada menit ke-19, Dominik Szobolai membuka keunggulan Salzburg ketika ia mengeksekusi tendangan bebas dengan sepakan yang bersarang ke pojok kanan atas gawang.

Keunggulan Salzburg berganda dua menit berselang ketika umpan tarik Szobolai yang berusaha dihalau Eres malah membentur Dominik Stumberger dan bola bersarang ke gawang Lustenau.

Tertinggal dua gol tak membuat tim besutan Roman Mahlich memilih bermain bertahan, sayangnya serangan-serangan yang mereka bangun sulit untuk menembus palang pintu pertahanan Salzburg yang dikawal duet Andre Ramalho dan Maximilian Woeber.

Lustenau berharap bangkit pada babak kedua, tetapi delapan menit setelah sepak lanjut barisan pertahanan mereka melakukan kesalahan yang dimanfaatkan Noah Okafor untuk menambah keunggulan Salzburg 3-0.

Upaya keras Lustenau untuk membalas harus menemui kenyataan pahit ketika tembakan jarak jauh Ronivaldo masih ditolak oleh mistar gawang dan hal itu kian diperburuk ketika Majeed Ashimeru mencetak gol keempat Salzburg pada menit ke-65.

Lantas pada menit ke-79 giliran Sekou Koita mencetak gol demi membenamkan Lustenau kian dalam dan Salzburg makin tak terkejar dalam keunggulan 5-0.

Ketika peluit panjang berbunyi, Jesse Marsch meraih trofi pertamanya di Austria selaku pelatih Salzburg.

Marsch berpeluang untuk menambah koleksi gelarnya mengingat Salzburg akan memulai kelanjutan Liga Austria menduduki puncak klasemen, akibat hukuman pengurangan poin yang dijatuhkan untuk LASK Linz karena pelanggaran aturan latihan lockdown.

Salzburg kini meperbesar peluangnya untuk menjuarai Liga Austria untuk enam musim beruntun. AFP PHOTO/APA/Erwin Scheriau/Barbara Gindl
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif