Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Cuan! Ini Investasi Jangka Pendek Cocok untuk Pemula

Annisa ayu artanti • 29 September 2022 13:54
Jakarta: Ingin melakukan investasi namun masih ragu dan takut untuk memulai? Investasi jangka pendek bisa menjadi solusi yang tepat untuk memulai investasi.
 
Dikenal dengan risiko relatif rendah dan tetap menghasilkan untung dalam waktu yang singkat, investasi jangka pendek cukup diminati oleh para investor pemula.
 
Mengutip bca.co.id, Kamis, 29 September 2022, terdapat berbagai jenis instrumen yang ada pada investasi jangka pendek ini, salah satunya yang terkenal adalah reksa dana pasar uang.
 
Namun sebelum melangkah lebih jauh mengenai jenis investasi jangka pendek, lebih baik kalian memahami betul soal investasi jangka pendek.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apa itu investasi jangka pendek?
 
Investasi jangka pendek merupakan produk investasi dengan cara menyetorkan sejumlah dana untuk dikelola dalam jangka waktu singkat.
 
Dana dan keuntungan dari investasi ini dapat dicairkan dalam kurun waktu yang relatif singkat. Periode investasi ini biasanya berlangsung hingga satu tahun.
 
Baca juga: Wah, ORI022 Bisa Jadi Opsi Investasi yang Stabil 

Dana pada investasi ini ada yang bersifat pendapatan tetap (pendapatan tiap periode tertentu), atau dapat diperjualbelikan atau dicairkan.
 
Oleh karena itu, investasi jangka pendek juga dapat dibilang banyak ragamnya dan tetap menghasilkan keuntungan yang cukup baik, khususnya untuk diversifikasi (strategi investasi dengan meletakan investasi pada berbagai jenis produk investasi untuk meminimalisir risiko investasi) portofolio investasi.
 
Berikut tiga jenis investasi jangka pendek yang bisa dijadikan pilihan untuk mendatangkan cuan, antara lain:
 
1. Deposito
 
Deposito merupakan produk tabungan di bank dengan menyetorkan dana selama periode tertentu dan dana akan cair pada tanggal jatuh tempo saja. Bunga dari deposito tersebut pun bersifat fix sampai jatuh tempo.
 
Selain itu, keamanan instrumen investasi jenis ini sangat terjamin karena diawasi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan jaminan simpanan hingga Rp2 miliar. Jadi, produk ini tetap menjadi pilihan investasi yang aman sekaligus menguntungkan.
 
2. Reksa dana
 
Reksa dana merupakan salah instrumen investasi dengan mengumpulkan dana kumpulan dari investor dan dikelola oleh manajer investasi agar memperoleh keuntungan bagi para investor.
 
Hal ini memudahkan para Investor tidak perlu memikirkan strategi dan cara mengelola dananya.
 
Jenis investasi reksa dana pun terbilang beragam. Untuk mengetahui jenis reksa dana mana yang cocok dengan profil investasimu, kamu perlu mengetahui profil risiko terlebih dahulu agar strateginya tepat.
 
Baca juga: Jangan Risau, Ini Investasi yang Cocok di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Untuk Investasi jangka pendek, produk reksa dana pasar uang menjadi unggulan karena dana investor diinvestasikan oleh Manajer Investasi pada deposito dan obligasi yang jatuh temponya kurang dari satu tahun, sehingga risikonya relatif rendah dibandingkan produk lainnya.
 
3. Surat Berharga Negara (SBN)
 
SBN adalah surat pernyataan utang yang diterbitkan oleh negara untuk investor dana. Investasi ini bisa dilakukan mulai dari Rp1 juta saja, lho!
 
Selain itu, SBN dikenal cukup menguntungkan dan aman. Hal ini dikarenakan negara yang menjamin pembayaran modal dan imbalannya dalam jangka waktu tertentu.
 
Hasil keuntungan dari pengelolaan modal akan dibayarkan oleh negara kepada investor dalam bentuk kupon.
SBN terdiri dari Surat Utang Negara (SUN) contohnya ORI dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), sehingga bagi kamu yang ingin berinvestasi obligasi yang sesuai dengan prinsip syariah, dapat berinvestasi dengan SBSN seperti contohnya sukuk.
 
Manfaat investasi jangka Pendek
 
Banyak orang yang tertarik untuk melakukan investasi jangka pendek karena memiliki banyak keuntungan. Berikut manfaat yang akan kamu dapatkan ketika berinvestasi jenis ini, antara lain:
 
1. Return lebih cepat
 
Hasil pengembalian atau return dari investasi jangka pendek terbilang lebih cepat. Biasanya memakan waktu setahun atau bahkan bisa kurang dari periode tersebut.
 
Dari keuntungan yang dihasilkan, ada pilihan untuk menginvestasikan kembali pada instrumen investasi yang sama agar dapat untung lebih besar.
 
2. Passive income yang fleksibel
 
Banyak orang yang melakukan investasi jangka pendek untuk dijadikan passive income karena sifatnya yang fleksibel. Seperti reksa dana transaksi bisa dilakukan di mana saja dengan Welma dan deposito melalui aplikasi myBCA.
 
3. Tabungan untuk kebutuhan darurat
 
Melakukan investasi bisa menjadi solusi untuk memiliki tabungan untuk dana darurat. Investasi jangka pendek lebih mudah dicairkan dan risiko investasinya juga relatif lebih rendah sehingga bisa menjadi alternatif dana darurat.
 
Nah, itu dia jenis-jenis investasi jangka pendek yang bisa bikin tambah potensi cuan. Pastikan untuk mengetahui lebih dulu profil risiko investasi yang sesuai dengan tujuan investasi, ya.
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif