PT Fajar Surya Wisesa Tbk, atau Fajar Paper, berkomitmen mendukung pemerintah dalam mewujudkan Indonesia bersih sampah pada 2025 (Foto:Dok.Fajar Paper)
PT Fajar Surya Wisesa Tbk, atau Fajar Paper, berkomitmen mendukung pemerintah dalam mewujudkan Indonesia bersih sampah pada 2025 (Foto:Dok.Fajar Paper)

Fajar Paper Dukung Indonesia Bersih Sampah

Ekonomi Indonesia Green Summit 2021
Gervin Nathaniel Purba • 03 Agustus 2021 13:18
Jakarta: Pemerintah menargetkan Indonesia bersih sampah pada 2025 dengan pengurangan 30 persen dan penanganan 70 persen pengurangan sampah. Tantangan untuk mewujudukan memang tidak mudah. Terlebih dibutuhkan kesadaran dari seluruh pihak.
 
Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, menggerakkan ekonomi sirkular menjadi langkah awal untuk mencapai target Indonesia bersih sampah.
 
Hal ini berkaitan dengan proses pemilahan sampah, lalu dibawa ke bank sampah, dan dibawa ke industri daur ulang untuk diolah lagi menjadi suatu produk. Namun untuk menjalankannya itu tidak mudah.
 
Pertama, butuh upaya ekstra dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar mulai memilah sampah dari rumah sebagai kebiasaan baru. Selain itu, bank sampah juga perlu dikuatkan. Dalam hal ini, dukungan dari pemerintah.
 
"Bank sampah itu kan tumbuh dari rakyat. Dia bukan pengusaha. Jadi harus dibantu dengan regulasi," kata Vivien, dalam Media Group News Summit Series bertajuk Indonesia Green Summit 2021, secara virtual, Senin, 26 Juli 2021.
 
Terkait regulasi, Vivien mengatakan KLHK telah mengeluarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah Pada Bank Sampah. Melalui regulasi tersebut, pemerintah hadir untuk menguatkan management bank sampah.
 
Setelah itu, pemerintah membantu bank sampah untuk dihubungkan dengan industri daur ulang agar sampah-sampah yang sudah terpilah dapat laku terjual.
 
Namun demikian, Vivien menegaskan seluruh upaya ini akan berhasil jika ada kesadaran bersama dari seluruh pihak. Membangun kebiasaan baru ini bukan perkara mudah.
 
Pemerintah, kata Vivien juga perlu kolaborasi bersama industri, pengusaha, asosiasi, dan masyarakat dalam menyukseskan membangun kebiasaan baru ini. Terutama dalam memilah
sampah.
 


Menuju Indonesia Bersih 2025
 


Produsen kertas terkemuka PT Fajar Surya Wisesa Tbk, atau Fajar Paper, berkomitmen mendukung pemerintah dalam mewujudkan Indonesia bersih sampah pada 2025. Hal ini ditunjukkan dengan memanfaatkan sampah sisa proses diproduksi untuk diolah kembali.
 
Untuk mengolah sampah tersebut, Fajar Paper menjalin kerja sama dengan bank sampah. Dalam hal ini, Fajar Paper menggandeng bank sampah dalam mengolah sampah plastik yang berada di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Bank sampah tersebut dikelola oleh PT Xaviera Global Synergy.
 
PT Xaviera Global Synergy merupakan bank sampah pertama yang kini berkembang menjadi badan usaha. Perusahaan ini berkembang dari hanya bank sampah, kini menjadi jasa pengelolaan sampah yang mengelola semua jenis sampah.
 
Kerja sama berupa pengiriman sampah plastik ke bank sampah sebesar 30-50 ton dari sisa proses produksi setiap hari.
 
Ketika tiba di bank sampah, sampah plastik akan kembali dipilah (sortir). Jenis sampah plastik campuran akan dilelehkan untuk dibentuk menjadi paving block plastik. Sampah plastik keras akan di-bale press dan dikirim ke produsen peralatan plastik. Sedangkan, sampah plastik ringan diolah dengan menggunakan metode pirolisis.
 
Pirolisis adalah dekomposisi termokimia bahan organik melalui proses pemanasan tanpa atau sedikit oksigen atau pereaksi kimia lainnya, di mana material mentah akan mengalami pemecahan struktur kimia menjadi fase gas.
 
Hasilnya, sampah plastik yang sudah melewati proses pirolisis bisa dijadikan sebagai bahan bakar minyak yang setara dengan solar atau minyak tanah. Maka tidak heran jika pengelolaan sampah plastik ini memberikan nilai ekonomis. Terutama memberdayakan masyarakat setempat untuk mendapatkan sumber penghasilan.
 
Hal ini pula yang membuat Fajar Paper memeroleh sertifikasi ISO 14001, yang menunjukkan bahwa Fajar Paper menjamin pengelolaan sampah sesuai standar dan regulasi.
 
(ROS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif