Ekonomi Tiongkok. Foto : AFP.
Ekonomi Tiongkok. Foto : AFP.

Harga Daging Babi dan Sayuran Sebabkan Inflasi Utama Tiongkok Naik 2,7%

Arif Wicaksono • 10 Agustus 2022 18:19
Beijing: Biro Statistik Nasional (NBS) Tiongkok, mengatakan Indeks harga konsumen (CPI) Tiongkok, ukuran utama inflasi, meningkat 2,7 persen tahun ke tahun pada Juli. Harga nonmakanan naik 1,9 persen dari tahun sebelumnya, berkurang dari kenaikan 2,5 persen pada Juni.
 
IHK inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi, naik 0,8 persen tahun ke tahun pada Juli, lebih rendah dari kenaikan satu persen di bulan sebelumnya.
 
baca juga: Jawaban Menohok Tiongkok Usai Disebut ‘Lebay’ oleh Amerika Serikat

"Pada basis bulanan, IHK naik tipis 0,5 persen karena kenaikan harga daging babi dan sayuran segar, serta faktor musiman," kata Ahli Statistik senior di NBS Dong Lijuan, dikutip dari Antara, Rabu, 10 Agustus 2022.
 
Harga makanan naik 3,0 persen dari bulan sebelumnya, menaikkan inflasi konsumen bulanan sekitar 0,53 poin persentase.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Secara khusus, harga daging babi, daging pokok di Tiongkok meningkat 25,6 persen bulan ke bulan pada Juli, sebagian karena keengganan beberapa peternak babi untuk menjual, sementara permintaan konsumen pulih," kata Dong.
 
Harga sayuran segar naik 10,3 persen karena suhu tinggi yang terus menerus di banyak wilayah negara, sementara harga buah segar turun 3,8 persen karena meningkatnya pasokan pasar.
 
Data juga menunjukkan indeks harga produsen Tiongkok, yang mengukur biaya barang di gerbang pabrik, naik 4,2 persen tahun ke tahun pada Juli 2022.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif