Ilustrasi pelabuhan laut. Foto : Kemenhub.
Ilustrasi pelabuhan laut. Foto : Kemenhub.

Gubernur Sumsel Harap Rencana Pelabuhan Laut Dilanjutkan

Antara • 20 Juni 2022 06:53
Palembang: Gubernur Sumsel Herman Deru berharap rencana pembangunan pelabuhan laut dalam di kawasan Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin supaya tak ditunda lagi karena sudah lama dinanti-nantikan masyarakat setempat.
 
“Sumsel ini kaya akan komoditas, tapi sulit untuk mengeluarkannya karena tidak ada pelabuhan laut,” kata Herman Deru dikutip dari Antara, Senin, 20 Juni 2022.
 
Sumsel dikenal sebagai penghasil karet, sawit, batu bara, namun hingga kini petaninya tak kunjung sejahtera seperti yang diharapkan karana tingginya biaya transportasi komoditas tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lantaran tak ada pelabuhan laut dalam hingga kini Sumsel hanya bertumpu pada pelabuhan sungai Pelabuhan Boom Baru yang berada di tengah Kota Palembang.
 
Layaknya pelabuhan sungai, maka kapal-kapal yang sandar pun hanya yang berukuran kecil. Tak hanya itu, karena draf kapal juga dibatasi maksimal enam meter maka hanya 40 persen kapasitas angkut yang terpakai.
 
“Kapal besar pun cuma bisa mengangkut 8.000 ton atau 40 persen dari kapasitas, sementara ongkosnya disamakan dengan mengangkut 20 ribu ton,” kata dia.
 
Akibatnya, biaya angkut komoditas menjadi tinggi sehingga berdampak pada harga karet dan sawit di tingkat petani.
 
“Itulah saya mengharapkan muncul pemimpin dari Sumatra, sehingga dapat mengawal program pemerintah Sumsel ini,” kata dia.
 
Sejauh ini proyek pelabuhan laut dalam itu sudah mendapatkan persetujuan masuk dalam Proyek Strategis Nasional. Pelabuhan samudera yang nantinya menjadi gerbang ekspor Sumsel ini sedang fase finalisasi penyediaan lahan. Semula Presiden Jokowi menargetkan Pelabuhan Tanjung Carat ini groundbreaking pada akhir 2022.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif