Menparekraf Sandiaga Uno. FOTO: AFP
Menparekraf Sandiaga Uno. FOTO: AFP

Sandiaga Minta Wisman ke Bali Tak Ciptakan Masalah

Antara • 21 Juni 2022 08:28
Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menginginkan wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Bali tak menciptakan masalah seperti kemacetan, sampah, dan polusi. Hal itu penting guna mendukung iklim pariwisata yang kondusif.
 
"Kita ingin Bali menjadi destinasi wisata yang mengedepankan pariwisata berkualitas, berkelanjutan, dan berbasis komunitas,” ungkap dia, dikutip dari Antara, Selasa, 21 Juni 2022.
 
Ia menyampaikan laporan, wisman memberikan respons yang sangat positif usai berkunjung ke Bali. Per hari ini, 30-40 persen kunjungan wisman ke Bali lebih tinggi dibandingkan dengan saat sebelum pandemi covid-19. "Untuk wisatawan nusantara mencapai 70 persen (dibandingkan dengan sebelum pandemi),” kata Sandiaga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihaknya akan mendorong sejumlah destinasi, antara lain desa-desa wisata dan wisata olahraga untuk memastikan Bali sebagai ikon pariwisata Indonesia. Salah satu program terobosan baru yang sedang didorong ialah fam trip atau perjalanan wisata untuk mengenalkan potensi pariwisata di Indonesia bagi wisatawan nusantara (wisnus).
 
"Baru saja kami membawa rombongan motor dari acara Vespa World Day yang berwisata ke Desa Wisata Penglipuran di Bali. Mereka takjub dengan adat dan produk wisata yang ada di Desa Penglipuran selain keindahan dari arsitektur desa wisata tersebut dan kebersihannya," ucapnya.
 
Selain itu, terdapat pula Desa Wisata Pemuteran di Buleleng yang akan dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan International Conference of Ecotourism di 2023.
 
Pemerintah menentukan Buleleng sebagai lokasi perhelatan acara tersebut karena daerah itu berada di Bali Utara yang kini sedang dipromosikan guna menyeimbangkan dengan kawasan Bali Selatan yang sejak lama sudah menjadi pusat kegiatan berbagai event di Pulau Dewata.
 
"Desa-desa wisata seperti Pemutaran, Penglipuran, dan Carangsari adalah champions yang akan kita ajukan ke UNWTO (Organisasi Pariwisata Dunia) dalam ajang best tourism village di tahun ini," tukasnya.
 
"Program-program kita juga terintegrasi, ada Anugerah Desa Wisata Indonesia, tapi ada juga famtrip untuk menjual destinasi yang selama ini belum menjadi pilihan utama dari wisatawan,” pungkas Menparekraf.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif