Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)
Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)

Emas Antam Masih Lemah

Ekonomi harga emas
Ade Hapsari Lestarini • 19 Maret 2019 10:53
Jakarta: Pergerakan harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini masih melemah. Gerak emas lokal mengikuti merosotnya emas dunia.
 
Mengutip laman Logam Mulia Antam, Selasa, 19 Maret 2019, harga emas Antam di Butik Emas LM Gedung Antam tercatat berada di level Rp666,5 ribu per gram atau turun Rp3.000 per gram dari sebelumnya Rp669,5 ribu per gram.
 
Senada, harga pembelian kembali (buy back) emas dibanderol melambung ke level Rp594 ribu per gram atau turun Rp3.000 per gram. Namun demikian harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Anda harus menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
 
Di sisi lain harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange menetap lebih rendah pada perdagangan Senin, menjelang pertemuan dua hari Federal Reserve AS.
 
Melansir Xinhua, Selasa, 19 Maret 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April ditutup USD1,40 lebih rendah atau turun 0,11 persen menjadi USD1.301,50 per ons.
 
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 0,2 persen, atau 0,01 persen menjadi USD15,322 per ons. Platinum untuk pengiriman April naik USD2,2 atau 0,26 persen menjadi USD834 per ons.
 
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,08 persen menjadi 96,62, tak lama sebelum penutupan harga emas berjangka. Sementara itu, benchmark saham Wall Street membukukan kenaikan moderat, dengan semua indeks naik.
 
Ketika dolar dan ekuitas naik, emas berjangka biasanya akan turun, karena emas, dihargai dalam dolar, menjadi mahal bagi investor yang memegang mata uang lain, dan investor juga terpikat ke pasar saham.
 
Komite Pasar Terbuka Federal Reserve AS dijadwalkan bertemu pada Selasa dan Rabu, dengan para pelaku pasar berfokus pada pernyataan kebijakan The Fed di akhir pertemuan.
 
Investor mengharapkan Fed untuk mempertahankan pendekatan wait and see untuk kebijakan moneter, karena Fed telah menjadi lebih dovish dalam beberapa bulan terakhir.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif