Kadin Sebut Kolaborasi BUMN-Swasta Belum Optimal
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani (MI/ROMMY PUJIANTO)
Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menekankan pentingnya kerja sama antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan pihak swasta untuk mengerakkan roda perekonomian. Semua pihak memang harus bergandengan tangan guna bersama-sama memajukan Indonesia.

"Misalnya, BUMN kan banyak tanah-tanah yang kosong, bisa gandeng swasta untuk bangun gedung, juga kolaborasi proyek-proyek. Kalau ukurannya besar BUMN bisa di depan, swasta di belakang," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani, saat ditemui di Grand Studio Metro TV, Jakarta Barat, Jumat, 23 November 2018.

Rosan tidak menampik kerja sama antara dua pihak ini memang sudah ada, namun dirasa belum optimal. Perlu ada usaha bersama agar kerja sama yang terjadi antara perusahaan BUMN dengan pihak swasta bisa lebih baik lagi.

"Sudah ada, tapi belum optimal. Sayang sekali kalau berjalan sendiri-sendiri, negara kita terlalu besar kalau hanya digarap BUMN saja atau swasta saja," kata dia.

Lebih lanjut, Rosan memuji beberapa perusahaan yang sudah mengedepankan kolaborasi ketimbang kompetisi. "Kalau di bidang transportasi ada Go-Jek dengan Bluebird, ada juga perbankan dengan fintech. Tentunya ini membuat perekonomian kita jadi lebih efisien," pungkasnya.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id