Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.

Erick Thohir Diimbau Kaji Ulang Pemilihan Calon Direksi PLN

Ekonomi pln kementerian bumn
Ade Hapsari Lestarini • 12 November 2019 17:51
Jakarta: PendiriIndonesian Audit Watch (IAW) Junisab Akbar menilaiperlu ada pengkajian lagi dalam proses pemilihan direksi di sejumlah perusahaan pelat merah. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir sudah menyiapkan nama-nama untuk mengisi posisi direksi sejumlah perusahaan pelat merah.
 
Setidaknya ada lima perusahaan BUMN yang bakal mendapat direksi baru, yakni PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Inalum (Persero) atau MIND-ID, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).
 
Junisab percaya, langkah Erick Tohir ini dilakukan demi terciptanya suasana kinerja maksimal di setiap BUMN. Namun, menurutnya perlu ada pengkajian lagi dalam proses pemilihan tersebut.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Informasi yang kami terima, khusus untuk PLN, lebih kurang 18 nama calon direksi yang ada di Kementerian BUMN dominan berasal dari anak perusahaan PLN, yang proses rekrutmennya sudah sejak Mei 2019 pada masa Dirut PLN Sofyan Basir, jadi rekrutmen bukan dimasa kepemimpinan Thohir," ujar Junisab dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa, 12 November 2019.
 
Menurutnya, seleksi direksi sebaiknya turut menyertakan orang-orang di lingkaran PLN agar didapat komposisi calon yang ideal. Di samping itu, orang-orang PLN kemungkinan besar akan lebih mengetahui problematika yang ada di perusahaan penyuplai seterum tersebut ketimbang pihak lain.
 
"Agar menjadi ideal harus dikaji, dengan cara menyertakan personel yang berimbang dari potensi PLN. Dari pihak luar tetap tidak masalah asal komposisinya tidak dominan. Dengan demikian Menteri BUMN akan mendapat direksi yang mumpuni," tambah Junisab.
 
Junisab menduga penyebab calon direksi PLN dominan berasal dari anak perusahaan lantaran ketidak-terbukaan pola rekrutmen. "Menteri BUMN sebaiknya mengkaji ulang sistim yang tertutup layaknya kotak pandora dilingkungan PLN," pungkasnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif