Ilustrasi. Pengendara ojek daring bersiap menggelar aksi konvoi saat sosialisasi layanan aplikasi UangTeman. Foto: Antara/Zabur Karuru
Ilustrasi. Pengendara ojek daring bersiap menggelar aksi konvoi saat sosialisasi layanan aplikasi UangTeman. Foto: Antara/Zabur Karuru

UangTeman Resmi Kantongi Izin Permanen dari OJK

Ekonomi fintech
Husen Miftahudin • 30 Mei 2019 00:46
Jakarta: PT Digital Alpha Indonesia atau UangTeman resmi mengantongi izin permanen dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 24 Mei 2019 melalui Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-50/D.05/2019. Sebelumnya, UangTeman bersama 108 pemberi pinjaman online yang diatur saat ini berstatus terdaftar untuk sementara selama dua tahun terakhir berdasarkan POJK 77 Tahun 2016.
 
Sebagai platform pinjaman online di Indonesia, UangTeman siap melakukan aktivitas strategis seperti pengembangan operasi, teknologi, layanan, produk, dan penggalangan dana untuk ekspansi bisnis.
 
"Keberhasilan meraih status berizin ini menunjukkan bahwa tak hanya model bisnis, manajemen risiko, keandalan teknologi, dan kepatuhan kami terhadap peraturan dan kode etik UangTeman telah divalidasi oleh OJK, tetapi juga membuka peluang bisnis lebih lanjut untuk fase pengembangan berikutnya," kata CEO UangTeman Aidil Zulfikli dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aidil bilang, pemberian izin permanen ini menunjukkan bahwa UangTeman memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk menetapkan kepatuhan dan standar etika dalam
industri untuk pinjaman online sehingga bisa menjadi model bagi pelaku industri lainnya.
 
UangTeman juga akan melanjutkan kontribusinya dalam mendukung program inklusi keuangan pemerintah sehingga masyarakat Indonesia yang kurang terlayani oleh institusi keuangan konvensional memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan keuangan.
 
"Kami sangat mengapresiasi upaya OJK untuk mendukung inovasi dan pengembangan fintech di Indonesia dan usaha OJK dalam mendorong keseimbangan antara perlindungan konsumen dan
pengembangan industri yang sehat," tutur dia.
 
Menurut Aidil, proses pengujian operasional pelaku industri secara langsung dan pemeriksaan kepatuhan terhadap regulasi dalam pemberian izin merupakan bukti bahwa OJK menjamin industri fintech diisi oleh perusahaan yang kuat dan siap beroperasi di Indonesia. Ketegasan otoritas memberikan perlindungan terhadap konsumen.
 
"Bagi saya, pilihan antara pertumbuhan jangka pendek dan keberlanjutan bisnis jangka panjang dan manajemen risiko adalah pilihan yang sangat jelas. UangTeman telah bertahan selama empat tahun di pasar karena telah berhati-hati dalam pertumbuhannya dan menekankan fokus pada pemilihan infrastruktur tepat yang mendukung pertumbuhan di masa depan," ungkap Aidil.
 
Aidil Mengakui pentingnya manajemen risiko secara internal maupun eksternal bagi setiap pemberi pinjaman online. Keberlanjutan jangka panjang dari bisnis ini terletak pada seberapa baik perusahaan fintech dapat mengelola risiko-risiko tersebutdengan cara yang bertanggung jawab dan transparan kepada semua pemangku kepentingan.
 
"Strategi kami untuk fokus pada kepatuhan dan manajemen risiko dalam beberapa bulan terakhir dihargai oleh OJK dalam bentuk terbitnya izin permanen ini," tutup Aidil.
 

(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif