Semester I-2018

WOM Finance Salurkan Pembiayaan Rp3,9 Triliun

06 September 2018 07:49 WIB
WOM Finance Salurkan Pembiayaan Rp3,9 Triliun
Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)
Jakarta: PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mencatat total penyaluran pembiayaan sebesar Rp3,9 triliun kepada 261 ribu unit hingga semester I-2018. Penyaluran pembiayaan tersebut masih didominasi produk kendaraan sepeda motor baru sebanyak 123 ribu unit atau tumbuh 20 persen.

Kemudian disusul pembiayaan multiguna jasa MotorKu dan MobilKu masing-masing 111 ribu unit atau naik 33 persen dan 9 ribu unit atau naik 112 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian, piutang pembiayaan yang dikelola naik 21 persen dari Rp7,4 triliun pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp8,9 triliun pada akhir Juni 2018.

Direktur WOM Finance Zacharia Susantadiredja mengatakan, melalui inisiatif-inisiatif perbaikan yang telah diterapkan, WOM Finance optimistis membaiknya kinerja di semester pertama 2018 akan terus berlanjut hingga akhir 2018. Di sisi lain, sumber dana mencapai Rp7,8 triliun dengan pinjaman bank sebesar Rp4,4 triliun dan pinjaman obligasi sebesar Rp3,4 triliun.

"Jumlah tersebut meningkat sebesar 48 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sejumlah Rp5,3 triliun," ungkap Zacharia, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis, 6 September 2018.

Sementara itu, gearing ratio terjaga pada tingkat 6,82 kali. Selain itu, WOM Finance juga berencana untuk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan WOM Finance III Tahap I pada akhir 2018 untuk melunasi obligasi yang jatuh tempo dan mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan.

Lebih lanjut, Zacharia menambahkan, atas pencapaian itu WOM Finance mencatatkan laba bersih sebesar Rp106 miliar atau meningkat 84 persen dibandingkan dengan laba bersih Rp57 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan kinerja ini disebabkan WOM Finance telah menjalankan serangkaian inisiatif perbaikan di awal 2018.

"Di antaranya peningkatan kontribusi dari pembiayaan multiguna jasa (MotorKu dan MobilKu), perbaikan strategi collection, dan penerapan grading untuk memberikan kualitas pembiayaan yang makin baik," tuturnya.

Perbaikan kinerja juga terlihat dari meningkatnya aset perusahaan. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu WOM Finance mencatatkan nilai aset mencapai Rp9,3 triliun atau tumbuh 41 persen dari Rp6,6 triliun. Sedangkan rasio pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) gross membaik menjadi 2,35 persen pada akhir Juni 2018.

"Perbaikan NPF tersebut dikarenakan pengelolaan kualitas aset yang terus membaik serta kualitas pembiayaan yang lebih selektif," ungkapnya.

Sementara itu, rasio keuangan WOM Finance pada akhir Juni 2018, antara lain Return on Equity (ROE) mengalami perbaikan sebesar 22 persen dari 14 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya, Return On Asset (ROA) perusahaan juga mengalami perbaikan menjadi empat persen dari dua persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Kualitas pembiayaan yang makin membaik menjadi faktor utama meningkatnya pertumbuhan kinerja perusahaan. Kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan dan strategi-strategi untuk pertumbuhan yang berkelanjutan," ungkap Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar.

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id