Ilustrasi - - Foto: MI/ ANGGA YUNIAR
Ilustrasi - - Foto: MI/ ANGGA YUNIAR

Regal Springs Indonesia Rambah Pasar Fillet Tanah Air

Ekonomi kelautan dan perikanan ekspor ikan
Annisa ayu artanti • 14 Juni 2019 23:04
Jakarta: Pasar dalam negeri akhirnya dilirik Regal Springs Indonesia setelah sebelumnya perusahaan asal Swiss ini memasarkan hampir seluruh produknya ke luar negeri.
 
Head of Sales Marketing, Regal Springs Indonesia Yeri Afrizon menjelaskan, hal tersebut karena perubahan manajemen perusahaan. Dahulu pemilik perusahaan yang lama memang sangat konsen memasarkan produk ikan fillet ke luar negeri.
 
Sementara saat ini, pemilik baru melihat bahwa pasar Indonesia juga cukup bagus. Masyarakat Indonesia semakin banyak yang mengkonsumsi ikan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemilik lama hanya bilang, kita bikin di Indonesia, kita jual di Amerika. Pemilik baru, melihat indonesia adalah negara yang memiliki penduduk 260 juta orang. Dan 100 juta orang middle class tentu sanggup beli ikan yang mahal. Itu strategi kita," kata Yeri di acara peluncuran Regal Springs Indonesia di kawasan Dharmawangsa, Jakarta, Jumat, 14 Juni 2019.
 
Yeri mengatakan, sampai saat ini sebagian besar produksi ikan nila fillet diekspor ke Amerika Serikat dan Eropa dengan porsi 90 persen. Sementara sisanya untuk pasar Asia dan Australia.
 
"Amerika itu menyerap sekitar 70 persen. Sudah itu Eropa," sebut dia.
 
Yeri menjelaskan, pasar fillet di Indonesia sekitar 25 ribu ton setahun. Menurutnya belum ada pemain besar yang mengambil bisnis tersebut. Sejauh ini baru petani-petani kecil saja yang membuat fillet dengan cara tradisional. Perusahaan yakin membawa brand dan sertifikasi ASC dapat mengambil pasar tersebut
 
"Sekarang belum ada fillet lain di Indonesia yg masuk pasar Indonesia yang besar. Ada sih gurem, ada beberapa petani yang buat fillet sendiri, tapi sangat kecil. Kita adalah pertama yg masuk pasar lokal Indonesia bawa merk dan bawa logo ASC," jelas dia.
 
Meski demikian, perusahaan belum mau membeberkan target pangsa pasar di Indonesia. Perusahaannhanya mengatakan mau menjual nila fillet sebanyak-banyaknya di Indonesia.
 
"Enggak ada batas. Kalau saya local size people, kalau bisa jual lokal saja. Berapapun bisa diserap pasar Indonesia kita bisa (menyiapkan)," tukas dia.
 

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif