Ilustrasi pembangunan infrastruktur. FOTO: MI/Ramdani.
Ilustrasi pembangunan infrastruktur. FOTO: MI/Ramdani.

Pemerintah Cari Skema Pendanaan Infrastruktur Rp6.445 Triliun

Ekonomi infrastruktur proyek strategis nasional
Eko Nordiansyah • 02 Oktober 2019 18:01
Jakarta: Pemerintah akan mencari skema pendanaan untuk membiayai pembangunan infrastruktur lima tahun mendatang. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakaan kebutuhan dana untuk infrastruktur sampai 2024 mencapai Rp6.445 triliun.
 
"Hitungan sementara dalam lima tahun ke depan Rp6.445 triliun. Uangnya dari mana?" kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman, di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Oktober 2019.
 
Dirinya menambahkan pendanaan infrastruktur bisa dilakukan dengan berbagai skema, mulai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), APBD, sampai kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), atau investasi swasta dan BUMN.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, pemerintah perlu mencari cara kreatif demi membiayai pembangunan infrastruktur selama lima tahun ke depan. Jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), maka kebutuhan dana mencapai Rp6.445 triliun tidak akan bisa tertutupi.
 
"Enggak cukup kita dengan skema yang biasa-biasa saja, kita harus kreatif. Itu nanti akan berkembang juga, ada KPBU. Selama ini kan memang paradigmanya tergantung APBN. Kita harus ubah," ungkapnya.
 
Untuk menarik minat investor, pemerintah juga perlu memberikan berbagai insentif. Misalnya dengan memberikan pendampingan melalui project development facilities yang dikerjasamakan bersama BUMN sehingga menjadi layak untuk menarik investor.
 
"Kalau APBN dan APBD, kita harus bikin dokumen pengadaan. Kalau mau tarik investor swasta harus jauh dari itu, ada feasibility study, risiko, pengembalian. Jadi lebih kompleks," pungkas dia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif