Ilustrasi petani garam. FOTO: dok MI.
Ilustrasi petani garam. FOTO: dok MI.

Upah Buruh Tani September Naik 0,13%

Ekonomi petani bps
Desi Angriani • 15 Oktober 2019 16:04
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan upah nominal buruh tani nasional pada September 2019 naik sebesar 0,13 persen. Upah buruh naik dari Rp54.354 menjadi Rp54.424 per hari.
 
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan upah nominal buruh/pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.
 
Sementara upah riil buruh tani merupakan perbandingan antara upah nominal buruh tani dengan indeks konsumsi rumah tangga perdesaan, sedangkan upah riil buruh bangunan adalah perbandingan upah nominal buruh bangunan terhadap indeks harga konsumen perkotaan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Upah nominal harian buruh tani nasional pada September 2019 naik sebesar 0,13 persen dibanding upah buruh tani Agustus 2019," katanya dalam jumpa pers di Gedung BPS, Pasar Baru, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019.
 
Kenaikan upah buruh tani sejalan dengan kenaikan upah riil buruh sebesar 0,87 persen. Upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada September 2019 naik 0,01 persen dibanding upah Agustus 2019, yaitu dari Rp89.063 menjadi Rp89.072 per hari.
 
"Upah riil mengalami kenaikan sebesar 0,28 persen," tuturnya.
 
Adapun upah buruh potong rambut wanita per kepala rata-rata mengalami kenaikan sebesar 0,08 persen, yaitu dari Rp28.372 menjadi Rp28.395. Upah riil September 2019 dibanding Agustus 2019 naik 0,35 persen.
 
Sementara untuk upah pembantu rumah tangga per bukan juga naik 0,40 persen dari Rp415.422 menjadi Rp417.084. Upah rill September 2019 juga naik sebesar 0,68 persen dari Rp299.403 menjadi Rp301.426.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif