Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawatii.. Dok ;MI/Permana.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawatii.. Dok ;MI/Permana.

Bantuan Sosial Dorong Pertumbuhan Konsumsi 5% di Kuartal I

Ekonomi bansos
Ilham wibowo • 24 April 2019 16:31
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan konsumsi meningkat lima persen pada kuartal I-2019. Catatan ini dipengaruhi serapan belanja pemerintah yang cukup besar terutama bantuan sosial.
 
"Kuartal pertama mungkin sekitar lima persen karena di satu sisi kalau dari pemerintah program-program untuk bantuan sosial cukup banyak dan pencairan di kuartal I meningkat," kata Sri ditemui saat menghadiri acara APEC Business Advisory Council di Shangri-La Hotel Jakarta, Rabu, 24 April 2019.
 
Wanita yang akrab disapa Ani ini menuturkan penerima program keluarga harapan (PKH) meningkat dari sisi jumlah per keluarga. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hingga transfer dana desa juga telah disalurkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi kami berharap Kuartal I ini belanja pemerintah cukup tinggi terutama didorong oleh sosial spending," paparnya.
 
Lanjut Ani, capaian tingkat konsumsi yang tinggi juga terjadi. Kondisi itu dipengaruhi dengan level inflasi yang rendah dan kepercayaan diri tinggi dari masyarakat.
 
"Pemilu aman kemarin juga sangat menentukan jadi berharap Kuartal I masih akan tetap di sekitar lima persen," ujarnya.
 
Dalam paparan APBN kinerja dan fakta edisi April 2019, realisasi belanja negara sampai dengan akhir Maret 2019 mencapai Rp452,06 triliun, 18,36 persen dari pagu APBN 2019. Nilai tersebut tumbuh 7,75 persen (yoy) jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
 
Realisasi belanja negara tersebut meliputi belanja pemerintah pusat sebesar Rp260,74 triliun (15,96 persen dari pagu APBN) dan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp191,33 triliun (23,14 persen dari pagu APBN).
 
Realisasi Belanja Pemerintah Pusat hingga Maret 2019 mengalami peningkatan sebesar 11,45 persen (yoy) jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan APBN antara lain melalui perbaikan pola belanja agar dapat lebih optimal menstimulasi perekonomian nasional. Meningkatnya kinerja belanja tersebut utamanya didorong oleh realisasi belanja bantuan sosial yang sudah mencapai Rp36,97 triliun atau sekitar 36,24 persen dari pagu APBN 2019.
 
Realisasi belanja bantuan sosial hingga Maret 2019 mengalami pertumbuhan sebesar 106,62 persen (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya, antara lain karena adanya kenaikan indeks bantuan yang signifikan pada Program Keluarga Harapan.
 
Pertumbuhan positif belanja bantuan sosial turut mendukung stimulus ke perekonomian melalui pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada triwulan I-2019. Selain itu, pemberian bantuan sosial ini juga diharapkan dapat meningkatkan jaminan perlindungan sosial dan daya beli masyarakat.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif