OJK: Pertumbuhan Kredit Bisa Tembus 14% di Akhir 2018

Husen Miftahudin 03 Desember 2018 16:33 WIB
ojkperbankankredit
OJK: Pertumbuhan Kredit Bisa Tembus 14% di Akhir 2018
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso - - Foto: MTVN/ Eko Nordiansyah
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis pertumbuhan kredit industri perbankan pada akhir tahun ini bisa tembus 14 persen secara year on year (yoy). Per Oktober 2018, pertumbuhan kredit sudah tercatat sebanyak 13,35 persen yoy.

"Jadi di kuartal keempat itu historically (pertumbuhan kredit) selalu tumbuhnya tinggi. Itu karena biasanya perusahaan-perusahaan di akhir tahun membutuhkan likuiditas untuk liburan pegawainya, ngasih cuti, dan sebagainya," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam acara CEO Networking 2018 di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Kawasan SCBD, Jakarta, Senin, 3 Desember 2018

Wimboh mengungkapkan penyaluran kredit menggeliat di tahun ini lantaran pihaknya mendorong industri perbankan untuk menggarap sektor-sektor prioritas. Beberapa di antaranya adalah sektor pariwisata, kelapa sawit, properti, hingga batu bara.

"Kemarin sektor pariwisata kita kasih insentif sampai ada KUR (Kredit Usaha Rakyat) Klaster berkaitan dengan pariwisata. Kemudian infrastruktur dibangun dan didorong untuk memberikan konektivitas untuk turis destination," bebernya.

Menurutnya, kondisi tersebut memberikan kepercayaan bagi dunia usaha untuk mengembangkan bisnis ke depan. "Kita juga akan masuk ke nelayan dan sektor agrikultur lainnya," ungkap Wimboh.

Sementara itu, Wimboh juga optimistis rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) di akhir tahun turun menjadi 2,5 persen. Angka itu lebih baik ketimbang posisi Oktober 2018 sebesar 2,65 persen.

"Sampai akhir tahun bisa turun lagi karena di akhir tahun bank-bank akan banyak memperbaiki restructuring NPL. Angkanya akan turun sedikit, bisa 2,5 persen (di akhir 2018)," pungkas Wimboh.





(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id