Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id)
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id)

Sulsel Tawarkan Tiongkok Tanam Investasi

Ekonomi investasi
Lina Herlina • 04 Januari 2019 14:14
Makassar: Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menyambut keinginan Duta Besar (Dubes) Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian menanam investasi di Provinsi Sulsel. Hal itu diungkapkan Nurdin usai menerima kunjungan Xiao Qian, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis, 3 Januari 2019.
 
Dalam pertemuan itu, Nurdin mengaku menawarkan kepada Tiongkok untuk terlibat dalam pembangunan dua proyek besar, yakni pembangunan Kereta Api Trans Sulawesi dan jalan tol lintas kabupaten kota.
 
"Kami mengusulkan rencana pembangunan jalan tol, juga menawarkan kereta api. Kita berharap kedua infrastruktur ini bisa terwujud. Mereka sangat berminat, bahkan siap mengumpulkan para investor Tiongkok dan mengundang secara resmi untuk berdiskusi di Tiongkok. Kita akan hadir," ungkap Nurdin dalam pertemuan yang berlangsung tertutup itu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Nurdin, khusus untuk model pembangunan jalan tol, rencananya akan dibangun keliling di kabupaten kota.
 
"Tol ini kita mau bikin keliling. Daerah kita kan pesisir. Seluruh kabupaten kota kita harapkan bisa terkoneksi semua. Tapi ini baru kita buat idenya, setelah itu baru kita buat summit siapa investornya," jelasnya.
 
Ia mengaku, keberadaan jalan tol memang sangat penting. Hanya saja pembangunan rencana proyek itu hanya mengandalkan investor, tidak bisa banyak berharap dari anggaran APBN. Sementara proyek kereta api, hanya untuk melanjutkan program pembangunan Kereta Api Trans Sulawesi yang sejauh ini masih berlangsung di Kabupaten Barru saja.
 
"Kereta api, hanya melanjutkan yang sekarang. Jadi kami hanya menawarkan. Siapa tahu dia berminat. Dia sangat serius, karena sebelum resmi menyampaikan minatnya, dia sudah pelajari semua yang berpotensi," lanjut Nurdin.
 
Selain dua proyek infrastruktur itu, ia juga menawarkan beberapa pulau untuk digarap sebagai destinasi wisata. "Kita punya pulau-pulau, kalau dia mau join untuk membangun pariwisata. Karena dia mengaku pariwisata Sulsel juga diminati oleh orang Tiongkok," katanya.
 
Tak hanya itu, Nurdin Abdullah secara khusus meminta Dubes Tiongkok membuka penerbangan langsung Tiongkok-Makassar.
 
"Saya minta supaya ada penerbangan langsung, karena sekarang terlalu high cost, harus ke Jakarta dulu lalu ke Surabaya, baru ke Tiongkok. Padahal banyak masyarakat kita yang terbang ke Hong Kong dan Shenzhen. Kalau ini terwujud, maka tentu akan ada loncat pada pertumbuhan ekonomi kita di Sulsel," paparnya.
 
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sulsel AM Yamin menambahkan, Dubes Tiongkok datang untuk menyampaikan keinginan membuka konsulat, kemudian mengundang Gubernur Sulsel untuk datang ke Tiongkok bertemu dengan para investor.
 
"Tapi sebelum ke Tiongkok, ada pertemuan dulu di Jakarta untuk mendalami sektor yang diinginkan oleh Sulsel, sehingga nanti mereka bisa mengundang investor yang diinginkan. Jadi mungkin dalam waktu dekat Pak Gubernur akan ditindaklanjuti ini," jelasnya.
 
Yamin juga menegaskan, sejauh ini cukup banyak investor asal Tiongkok yang menanam investasinya di Sulsel. "Kurang lebih ada seratus perusahaan asal Tiongkok, dan semua berjalan baik. Semua sektor ada, termasuk di antaranya energi dan perdagangan," tutur Yamin.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif