Suasana Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018 (Foto: Bank Indonesia)
Suasana Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018 (Foto: Bank Indonesia)

Kesepakatan Bisnis di ISEF 2018 Capai Rp6,75 Triliun

Ekonomi pertumbuhan ekonomi bank indonesia ekonomi indonesia ekonomi syariah
Eko Nordiansyah • 15 Desember 2018 11:32
Surabaya: Bank Indonesia (BI) menyebut selama penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2018 telah dilakukan kesepakatan bisnis antara pelaku ekonomi keuangan syariah. Total kesepakatan bisnis yang difasilitasi mencapai Rp6,75 triliun.
 
Melansir data BI, Sabtu, 15 Desember 2018, ada 14 pelaku usaha atau lembaga keuangan yang mencapai kesepakatan bisnis selama ISEF 2018. Bukan hanya perbankan syariah, tetapi kesepakatan bisnis juga dilakukan oleh pembeli dari luar dan pengusaha retail besar.
 
Beberapa kesepakatan bisnis yang dicapai ialah kerja sama kemandirian ekonomi melalui usaha konveksi dari Prisma Gruop kepada Pondok Pesantren Al-Anwar, Rembang, Jawa Tengah senilai Rp3,3 miliar. Kemudian, BJB Syariah menyalurkan pembiayaan ke 15 debitur sebesar Rp517 miliar.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembeli dari Malaysia, Yusma Family Tranding meyepakati pembelian senilai Rp3 miliar kepada UD Dua Dewi untuk pembelian produk makanan hasil produksi forum IKM Jember. Sedangkan PT Aeon Indonesia menyepakati pembelian produk pertanian dengan Pondok Pesantren Al-ittifaq Kabupaten Bandung sebesar Rp3,36 miliar.
 
PT Food Stasion Tjipinang Jaya Jakarta menyepakati kerja sama pengadaan beras dengan UD Sahabat Tani Sidoarjo senilai Rp13 miliar dan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap senilai Rp20 miliar. Javara Jakarta bekerja sama untuk pengadaan beras organik dengan PT Sirtanio Organik Indonesia Jember senilai Rp665 juta.
 
Selain itu, sejumlah perbankan syariah yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, Bank Mega Syariah, BPD Aceh, BPD Jatim Unit Usaha Syariah menandatangani sindikasi pembiayaan perbankan syariah untuk infrastruktur jalan tol kepada PT Jakarta Toll Road Development senilai Rp2 triliun.
 
BPD Jatim Unit Usaha Syariah memberikan pembiayaan Rp35 miliar kepada Yayasan Dompet Dhuafa dalam rangka kerja sama pengumpulan dana wakaf untuk pembangunan RS Dompet Dhuafa di Pasuruan. Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung menyepakati komitmen pembelian produk pertanian dan fesyen senilai Rp42 miliar dengan sembilan UMKM.
 
Bank Muamalat memberikan pembiayaan senilai Rp600 miliar kepada Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk program sapu jagad pembangunan masjid dan menara MUI, UKM dan pembebasan transaksi riba di kabupaten/kota seluruh Indonesia.
 
Bank Muamalat juga memberikan Rp500 miliar kepada Trac syariah untuk kerja sama inovasi pembiayaan serta solusi transportasi fleet management untuk market islamic dan halal industry. Di samping itu masih ada kesepakatan bisnis lainnya.
 

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif