Ilustrasi. FOTO: MI/Pius Erlangga
Ilustrasi. FOTO: MI/Pius Erlangga

Impor Stainless Steel Masuk Penyelidikan Anti Dumping

Ekonomi pertumbuhan ekonomi ekspor ekonomi indonesia
Ilham wibowo • 31 Oktober 2019 11:02
Jakarta: Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) telah memulai penyelidikan atas barang impor Cold Rolled Stainless Steel (CRS). Langkah ini dilakukan setelah menganalisis laporan banjir impor produk tersebut dari Malaysia dan Tiongkok.
 
Produk yang diselidi tersebut dengan nomor pos tarif 7219.32.00, 7219.33.00, 7219.34.00, 7219.35.00, 7219.90.00, 7220.20.10, 7220.20.90, 7220.90.10, dan 7220.90.90. Laporan resmi telah disampaikan pada 23 Oktober 2019.
 
"Penyelidikan atas barang impor CRS dilakukan berdasarkan permohonan yang diajukan PT Jindal Stainless Indonesia yang mewakili industri dalam negeri barang sejenis," kata Ketua KADI Bachrul Chairi, melalui keterangan resminya, Kamis, 31 Oktober 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyelidikan dilaksanakan berdasarkan permohonan tersebut dan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan dan Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 76/M-DAG/PER/12/2012 tentang Tata Cara Penyelidikan Dalam Rangka Pengenaan Tindakan Antidumping dan Tindakan Imbalan.
 
Total impor CRS Indonesia selama periode penyelidikan 1 April 2016-31 Maret 2019 adalah sebesar 109.395 MT, 106.664 MT, dan 143.228 MT. Seluruh impor tersebut sebagian besar berasal dari kedua negara yang dituduh, yaitu sebesar 46 persen, 54 persen, dan 56 persen.
 
"Berdasarkan hasil analisis KADI terhadap bukti awal yang disampaikan di dalam dokumen permohonan, ditemukan dumping atas impor CRS dari kedua negara yang dituduh. Hal tersebut menyebabkan kerugian material bagi pemohon, dan adanya hubungan sebab akibat antara dumping dan kerugian yang dialami pemohon," ujar Bachrul.
 
Bagi pihak yang berkepentingan lainnya yang ingin terlibat dalam penyelidikan diberi kesempatan untuk menyampaikan tambahan informasi, tanggapan, dan/atau permintaan dengar pendapat (hearing) secara tertulis kepada KADI.
 
Pemberitahuan dapat disampaikan kepada KADI dengan alamat Komite Anti Dumping Indonesia Kementerian Perdagangan Jalam M.I. Ridwan Rais No.5 Gedung I Lantai 5, Jakarta.

 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif