Direktur Utama BTN Maryono (kanan) dan Ketua IKAL Agum Gumelar (kiri). (FOTO; dok BTN)
Direktur Utama BTN Maryono (kanan) dan Ketua IKAL Agum Gumelar (kiri). (FOTO; dok BTN)

Tingkatkan Bisnis, BTN Fasilitasi Kredit Alumni Lemhanas

Ekonomi btn
Ade Hapsari Lestarini • 24 Mei 2019 17:51
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) mengelola dana dan pemanfaatan jasa layanan perbankan.
 
Kesepakatan kerja sama tersebut dilakukan antara Direktur Utama BTN Maryono dan Ketua IKAL Agum Gumelar sebagai landasan bagi kedua belah pihak dalam menjalankan kesepakatan untuk saling bekerja sama dan bersinergi.
 
"Melihat peran dan fungsi Lemhanas kami ingin ikut berpartisipasi dalam memberikan dukungan yang dapat diberikan BTN sebagai perbankan kepada para alumni Lemhanas dalam menjalankan tugasnya. Produk dan jasa layanan yang dimiliki BTN dapat dimanfaatkan oleh para alumni IKAL. BTN juga dapat memberikan fasilitas kredit kepada mereka. Intinya kerja sama ini adalah sinergi bagaimana BTN dan IKAL dapat sama-sama memberikan hal yang positif yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bersama," papar Direktur Utama BTN Maryono, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 24 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Maryono menambahkan ada tiga hal lingkup kerja sama yang disepakati BTN dan IKAL. Pertama pengelolaan dan penatausahaan keuangan serta fasilitas kredit baik secara kelembagaan IKAL maupun kepada seluruh pengurus dan anggota IKAL.
 
Kedua pemberian fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau kredit lainnya untuk mendukung IKAL dalam program pemberdayaan dan kemitraan dengan masyarakat di sektor UMKM maupun sektor usaha lainnya. Ketiga penyediaan fasilitas kartu keanggotaan bagi seluruh pengurus dan anggota IKAL.
 
"Tiga hal itu menjadi fokus apa yang akan kita kerjasamakan bersama IKAL. Tetapi ini adalah payung sebagai awal kerja sama untuk kemudian dapat dikembangkan kerja sama dalam bentuk lain yang mempunyai tujuan sinergi dan saling menguntungkan," tambah Maryono.
 
Lemhanas mempunyai tugas yang sangat strategis dalam memberikan sumbangsih dan pemikiran kepada pemerintah dan nonpemerintah dalam rangka menyikapi serta mengantisipasi permasalahan aktual dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Anggota atau alumni Lemhanas umumnya adalah pejabat Negara dari unsur pemerintahan maupun nonpemerintahan.
 
Tugas ini perlu mendapatkan dukungan semua pihak karena mempunyai tujuan untuk keamanan dan kesatuan NKRI. Alumni IKAL umumnya adalah pejabat baik di pemerintahan ataupun nonpemerintahan. Selain perorangan sebagai alumni IKAL, maka sebenarnya potensi dari kerjasama ini sangat terbuka lebar bagi BTN untuk mengembangkan bisnis sesuai dengan kebutuhan yang dapat dipenuhi oleh BTN.
 
"Potensinya sangat besar. Ada sekitar 28 ribu anggota IKAL dan kita dapat garap ini sebagai bagian dalam pengembangan bisnis BTN ke depan. Pengembangan DPK, peningkatan kredit, dan fee based income dari pemanfaatan produk jasa BTN adalah potensi yang dapat dibidik dari kerjasama ini," tutur dia.
 
Berdasarkan laporan keuangan BTN per 31 Maret 2019, aset perseroan sebesar Rp301,3 triliun dengan kredit yang diberikan sebesar Rp242,1 triliun. Perseroan juga mencatatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp215,8 triliun. Baik aset, kredit, maupun DPK pencapaiannya berada di atas rata-rata industri.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif