Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto: dok BKPM.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto: dok BKPM.

Bahlil Beberkan Strategi Capai Target Realisasi Investasi

Ekonomi bkpm
Ade Hapsari Lestarini • 08 November 2019 12:24
Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia akan terus mengejar realisasi investasi yang berkualitas. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI.
 
"Target kita ke depan adalah mengejar realisasi investasi. Tapi investasi yang berkualitas," ujar Bahlil di depan Komisi VI DPR-RI di Jakarta, Kamis malam, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 8 November 2019.
 
Bahlil memaparkan enam strategi mencapai realisasi investasi yang optimal ke depan. Namun, target investasi tak hanya masuk dalam jumlah yang besar. Lebih dari itu, investasi harus lebih berkualitas.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Investasi harus menyerap lebih banyak tenaga kerja, bermitra dengan pengusaha lokal, dan memberikan nilai tambah (value added), bagi perekonomian," ujar Bahlil.
 
Bahlil mengungkapkan tantangan investasi di era kemajuan teknologi saat ini adalah kian meningkatnya inovasi teknologi yang mengganti tenaga kerja manusia.
 
"Sehingga dulu satu persen pertumbuhan ekonomi bisa serap 400 ribu tenaga kerja. Sekarang tidak lagi sebanyak itu," ujar Bahlil.
 
Oleh karena itu, guna mendorong investasi yang berkualitas BKPM akan mendorong sektor investasi di industri manufaktur.
 
Bahlil mengatakan, investasi di industri manufaktur jauh lebih banyak menciptakan lapangan kerja. Selain itu manufaktur juga mampu menciptakan industri-industri turunan lainnya.
 
BKPM mencatatkan realisasi investasi langsung pada kuartal III2019 mencapai Rp205,7 triliun, naik 18,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu Rp173,8 triliun.
 
Realisasi Penanaman modal dalam negeri (PMDN) naik 18,9 persen menjadi Rp100,7 triliun, sedangkan penanaman modal asing (PMA) naik 17,8 persen menjadi Rp105 triliun.
 
Bahlil menjelaskan, dengan capaian kuartal III-2019, total realisasi investasi dalam sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp601,3 triliun, naik 12,3 persen dibanding periode yang sama
tahun lalu. Total investasi PMDN mencapai Rp283,5 triliun, sedangkan PMA mencapai Rp317,8 triliun.
 
Selain Kepala BKPM, hadir pula Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi G. Sadikin, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif