OJK. MI/RAMDANI.
OJK. MI/RAMDANI.

Lindungi Nasabah, OJK Perketat Aturan Main Industri keuangan

Ekonomi ojk fintech
Nia Deviyana • 19 Maret 2019 20:04
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperketat market conduct sebagai upaya perlindungan terhadap konsumen. Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sarjito mengatakan pihaknya akan memberi sanksi bagi institusi keuangan yang melakukan pelanggaran.
 
"Dengan market conduct kami tidak hanya mengecek permasalahan prudential seperti CAR atau rasio-rasio lainnya. Kami akan cek dia menjual produknya apa, apakah produknya benar atau tidak (penawaran sama dengan fakta). Kalau tidak, bisa kita kenakan sanksi," ujar Sarjito saat ditemui di Institut Perbanas, Selasa, 19 Maret 2019.
 
Adapun sanksi yang diberikan beragam. Dia menjelaskan sanksinya bisa berupa peringatan tertulis, menghentikan produk yang ada, pembekuan izin usaha, hingga denda uang.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Market of conduct telah diatur POJK Nomor 13 tahun 2018. Sebelumnya, POJK tersebut dibuat untuk mengakomodasi lembaga keuangan yang mengembangkan inovasi keuangan digital.
 
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat pengaduan konsumen terbesar pada 2018 masih berasal dari sektor jasa keuangan yang mendominasi sebesar 50 persen.
 
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi merinci aduan mengenai masalah perbankan mencapai 103 kasus, pinjaman online 81 kasus, asuransi 21 kasus, leasing 21 kasus, serta uang elektronik delapan kasus.
 
Pinjaman online juga menjadi kasus baru yang tercatat pada 2018. Jenis layanan ini banyak diadukan konsumen terutama terkait cara penagihan dengan jumlah aduan 26 kali, pengalihan kontak 23 kali, suku bunga tinggi 23 kali, serta sembilan kali yang lain.
 
Melihat data ini, Tulus meminta OJK memperketat pengawasan terhadap aktivitas pelaku pinjaman online. Dia juga mendorong pemerintah untuk mengesahkan Undang-Undang tentang perlindungan data pribadi karena aduan mengenai hal ini semakin meningkat.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif