Jagung (MI/Bagus Suryo).
Jagung (MI/Bagus Suryo).

Bulog Boleh Jual Jagung Rp4.000 per Kg

Ekonomi bulog
Eko Nordiansyah • 23 Januari 2019 05:55
Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan harga pokok penjualan (HPP) bagi Perum Bulog menjual jagung adalah Rp4.000 per kilogram (kg). Dari petani, Bulog diharuskan menyerap jagung seharga Rp3.150 per kg.
 
"Sesuai HPP, penjualan R 4.000 per kg. Kalau penyerapan kan ada persentase berapa persen keringnya dan segala macam itu Rp 3.150 per kg kalau enggak salah," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Januari 2019.
 
Perum Bulog mendapatkan mandat dari pemerintah untuk menyerap jagung dari petani. Terlebih pada Februari, Maret, dan April mendatang akan terjadi panen raya di sejumlah daerah sehingga kebutuhan jagung, di tengah kenaikan harga yang sekarang terjadi, bisa terpenuhi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara untuk jagung impor, Bulog mengaku akan menjual dengan harga Rp4.000. Namun Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyebut kemungkinan akan ada sedikit tambahan karena biaya yang timbul setelahnya.
 
"Rp4.000 (per kg) dari saya. Tapi mungkin ke kelompok-kelompok tani dengan biaya cost-nya untuk dia angkutan itu bisa jadi Rp4.500, tapi maksimal. (Untuk jagung dalam negeri), ya kita lihat saja perkembangannya pasti harusnya lebih murah," jelas dia.
 
Dirinya menambahkan, Bulog memang sudah melaksanakan impor sesuai dengan izin yang diberikan Kemendag. Hanya saja impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan para peternak yang kesulitan mendapatkan jagung, bukan untuk stok BUMN tersebut.
 
"Kan saya sudah bilang, Saya ingetin sekali lagi, saya impor berdasarkan pesanan, jadi saya tidak menyetok atau tidak jualan. Jadi begitu itu barang datang, yang pesan itu yang saya kasih. Sekarang ada yang bilang kok saya enggak kebagian, ya enggak pesan," pungkasnya.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif