Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo)

BI Bakal Keluarkan Kebijakan Pelancar Ekspor

Ekonomi devisa hasil ekspor
Ilham wibowo • 25 Januari 2019 15:42
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mendukung penuh program pemerintah dalam peningkatan produk ekspor. Penataan prosedur yang dianggap menghambat kelancaran ekspor dinilai tepat dilakukan.
 
"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh kebijakan-kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah untuk terus mendorong ekspor dan kebijakan-kebijakan untuk substitusi impor," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat, 25 Januari 2019.
 
Perry memandang langkah pemerintah tersebut bakal terasa hasilnya dalam jangka pendek. Pengurangan prosedur yang dianggap kurang kondusif dalam mendorong ekspor saat ini telah menjadi fokus utama.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami melihat bahwa kebijakan-kebijakan itu sangat positif akan mendorong ekspor bahkan dengan dampak yang tidak terkira," ungkapnya.
 
Menurut Perry, pihaknya juga bakal bersinergi dengan lembaga dan kementerian terkait dalam mengupayakan peningkatan ekspor. Kebijkan baru yang akan dihasilkan bakal ada untuk memperlancar pertumbuhan ekonomi nasional.
 
"Terkait dengan larangan-larangan perizinan itu yang yang terus dipersingkat bahkan beberapa perizinan itu tidak diperlukan lagi untuk mendorong ekspor. Juga penataan logistik fisik khususnya penataan logistik di pelabuhan-pelabuhan termasuk di Tanjung Priok," paparnya.
 
Fokus Kementerian Perindustrian dalam implementasi industri 4.0 juga telah membawa dampak positif tersendiri. Industri manufaktur bakal terus bertumbuh seiring fokus dorongan ekspor pada produk otomotif, elektronik, tekstil serta makanan dan minuman.
 
"Mendorong industri dalam negeri untuk substitusi impor baja dan kimia selain yang sudah digariskan oleh Menteri Perindustrian sebagai suatu kebijakan-kebijakan di bidang industri manufaktur yang tidak hanya mendorong ekspor tetapi juga mengurangi impor itu," pungkasnya.
 

 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif