Logam Mulia Antam Meredup

Angga Bratadharma 23 Oktober 2018 10:01 WIB
harga emas
Logam Mulia Antam Meredup
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Ade Hapsari Lestarini)
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Selasa tercatat turun sebesar Rp3.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp684 ribu per gram, mengikuti pelemahan harga emas dunia. Hari ini, harga emas berada di posisi Rp681 ribu per gram dan harga pembelian kembali berada di posisi Rp596 ribu per gram.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Selasa, 23 Oktober 2018, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp635,6 ribu per gram atau setara dengan Rp6,35 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp629,1 ribu per gram atau setara dengan Rp15,7 juta.

Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp626,6 ribu per gram atau setara dengan Rp31,3 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp625,4 ribu per gram atau setara dengan Rp62,5 juta.

Sementara emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp623,3 ribu per gram atau setara dengan Rp311,6 juta. "Harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan," tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.



Adapun harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Sementara itu, Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), seiring penguatan dolar Amerika Serikat (USD). Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD4,1 atau 0,33 persen menjadi ditutup pada USD1.224,60 per ons.

Sedangkan indeks USD, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, naik 0,35 persen menjadi 96,00 pada 1657 GMT. Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika USD naik, emas berjangka akan turun karena emas, diukur dengan USD, menjadi lebih mahal bagi investor.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id