Pengoperasian Jalan Tol Solo-Ngawi Picu Peningkatan Pariwisata

Annisa ayu artanti 28 November 2018 13:12 WIB
jalan tol
Pengoperasian Jalan Tol Solo-Ngawi Picu Peningkatan Pariwisata
Pengoperasian Jalan Tol Solo-Ngawi Picu Peningkatan Pariwisata. (FOTO: dok Kementerian BUMN)
Sragen: Pemerintah optimistis melalui pengoperasian jalan tol Sol-Ngawi sepanjang 90,34 kilometer (km) memicu perkembangan pariwisata.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan jalan tol ini akan mempermudah dan mempercepat akses dari dan menuju destinasi wisata di Solo, Sragen, maupun Ngawi. Jalan tol Solo-Ngawi dapat memangkas waktu tempuh dari yang semula tiga jam menjadi 1,5 jam.

"Terpangkasnya waktu tempuh diharapkan juga dapat mempercepat distribusi logistik dan menciptakan konektivitas baru," kata Rini di sela Peresmian Jalan Tol Trans Jawa segmen Sragen-Ngawi di Rest Area Rest Area KM 538, Sragen, Rabu, 28 November 2018.

Ia mengungkapkan destinasi wisata di sepanjang Solo sampai dengan Ngawi cukup banyak, seperti Tawamangu di Karanganyar, wisata air panas Bayanan dan Situs Arkeologi Sangiran di Sragen, hingga wisata hiking (mendaki) Gunung Kemukus.

Sementara itu di Ngawi terdapat destinasi wisata sejarah seperti Benteng Van Den Bosch dan Museum Trinil serta wisata peninggalan sejarah lain seperti Rumah Dr. Radjiman Wedyodiningrat, tokoh pendiri BPUPKI (Badan Pergerakan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Menurutnya, secara kontinu bisnis kuliner, kerajinan tangan sampai dengan penginapan pun akan turut menggeliat. Kenaikan permintaan untuk layanan barang dan jasa tersebut dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan perekonomian daerah.

"Pemerintah pun senantiasa mendorong peran BUMN untuk terlibat dalam perkembangan tersebut. Sekaligus untuk meningkatkan daya saing produk-produk daerah. BUMN bisa ikut memajukan potensi-potensi tersebut dengan berbagai upaya, baik lewat peningkatan pelayanan umum seperti listrik dan telekomunikasi, penyaluran kredit usaha oleh BUMN perbankan, hingga Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL)," jelas Rini.

Jalan tol Solo-Ngawi Segmen Sragen-Ngawi bisa langsung dilewati oleh masyarakat mulai malam ini tanpa dikenakan tarif, karena masih dalam masa sosialisasi. Ruas tol ini baru akan dikenakan tarif mulai Kamis, 6 Desember 2018 pukul 00.00 WIB.

Jalan Tol Solo-Ngawi terbagi atas tiga seksi, yakni Seksi 1 Ngawi-Klitik sepanjang 4 km sudah beroperasi sejak 30 Maret 2018, Seksi 2 Kartasura-Sragen sepanjang 35 km sudah diresmikan 15 Juli 2018, dan Seksi 3 Sragen-Ngawi sepanjang 51 km.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id