Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Ari Askhara. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Ari Askhara. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Garuda Bantah Tuduhan Prabowo Bangkrut

Ekonomi garuda indonesia pilpres 2019
Desi Angriani • 15 Januari 2019 16:12
Jakarta: Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Ari Askhara membantah pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait kondisi terkini Garuda Indonesia. Kinerja perseroan disebut masih sehat alias tidak mengalami kebangkrutan.
 
"Kalau bangkrut kami sudah tidak di sini," kata Ari dalam jumpa pers di Penang Bestro Kebon Sirih, Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019.
 
Menurutnya, pihak Garuda tidak pernah menutupi kinerja perseroan meski maskapai pelat merah tersebut kerap merugi. Bahkan kerugian Garuda pada setiap kuartal selalu diumumkan ke publik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Garuda satu-satunya yang terbuka dan biaya juga kita perlihatkan," imbuh dia.
 
Adapun kinerja Garuda Indonesia diproyeksikan tumbuh positif pada 2019. Perusahaan penerbangan pelat merah itu optimistis bakal mencapai laba bersih sebesar Rp1 triliun pada tahun ini.
 
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sebelumnya menyebut Badan Usaha Milik Negara (BUMN) satu per satu bangkrut. Salah satunya Garuda Indonesia.
 
"Kita lihat sekarang BUMN-BUMN milik negara, milik rakyat, kebanggaan kita satu-satu hancur, satu-satu bangkrut. Tanya aja Garuda, pilot-pilot, tanya Pertamina, tanya PLN, tanya semua pabrik-pabrik milik negara. Saatnya rakyat merebut kembali kedaulatan negara," kata Prabowo dalam pidatonya di Plenary Hall JCC, Jakarta, Senin malam, 14 Januari 2019.
 
Menurut Prabowo deindustrialisasi ini yang membuat Indonesia tertinggal dari negara lain. Prabowo menganjurkan Indonesia belajar dari Tiongkok, Filipina, dan Vietnam cara mengentaskan kemiskinan di negaranya masing-masing.
 
"Kalau negara lain sedang bangkit Republik Rakyat Tiongkok berhasil menghilangkan kemiskinan dalam 40 tahun mereka menghilangkan kemiskinan. Vietnam bangkit, Filipina bangkit India bangkit," jelas Prabowo.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi