Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)
Ilustrasi. (FOTO: Media Indonesia)

Harga Emas Antam Melesat

Ekonomi harga emas antam
Ade Hapsari Lestarini • 13 Maret 2019 10:20
Jakarta: Pergerakan harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terus melesat. Pergerakan emas dunia yang menguat menjadi salah satu pemicunya.
 
Mengutip laman Logam Mulia Antam, Rabu, 13 Maret 2019, harga emas Antam di Butik Emas LM Gedung Antam tercatat berada di level Rp670 ribu per gram atau naik Rp5.000 per gram dari sebelumnya Rp665 ribu per gram.
 
Senada, harga pembelian kembali (buy back) emas dibanderol sebesar Rp598 ribu per gram atau naik Rp5.000 per gram. Namun demikian harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Anda harus menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).
 
Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik pada perdagangan Selasa waktu setempat karena dolar AS melemah. Melansir Xinhua, Rabu, 13 Maret 2019, kenaikan harga emas ini juga diangkat oleh ketidakpastian Brexit sehingga juga mendorong emas, aset safe haven, kata analis.
 
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik USD7,00 atau 0,54 persen menjadi USD1.298,10 per ons. Sementara logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 13,9 sen atau 0,91 persen menjadi USD15,413 per ons. Platinum untuk pengiriman April naik USD15,1 atau 1,85 persen menjadi USD831,90 per ons.
 
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun lebih dari 0,2 persen menjadi di bawah 97 pada perdagangan Selasa waktu setempat.
 
Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar turun, emas berjangka akan naik karena emas, dihargai dalam dolar, menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.
 
Kenaikan harga emas ditutup tepat sebelum parlemen Inggris menolak lagi kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Theresa May, dalam pemungutan suara kedua yang berarti sejak Januari.
 
Meningkatnya ketidakpastian tentang bagaimana Inggris akan meninggalkan Uni Eropa mengirim harga emas jauh lebih tinggi dalam perdagangan elektronik berikutnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif