Mengubah Sampah jadi Tabungan Emas. (FOTO: dok Pegadaian)
Mengubah Sampah jadi Tabungan Emas. (FOTO: dok Pegadaian)

Mengubah Sampah jadi Tabungan Emas

Ekonomi pegadaian
Ade Hapsari Lestarini • 02 Agustus 2018 19:08
Jakarta: PT Pegadaian (Persero) mengubah sampah rumah tangga menjadi tabungan emas dengan meresmikan Bank Sampah dan Taman Desa, di Desa Setia Asih, Kabupaten Bekasi.
 
Direktur Utama Pegadaian Sunarso mengatakan dengan adanya bank sampah diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Masyarakat bisa menjual sampah dan hasil penjualannya bisa disimpan dalam bentuk tabungan emas Pegadaian.
 
"Kita berharap, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan akan meningkat. Sehingga, program Sampah Menjadi Emas yang kita canangkan bersama-sama pemerintah, dapat mencapai hasil yang maksimal," ujar Sunarso dalam keterangan resminya, Kamis, 2 Agustus 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Sunarso, tujuan pendirian Bank Sampah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hidup masyarakat, mengurangi dampak sampah lingkungan, sekaligus meningkatkan sumber penghidupan. Diresmikannya Bank Sampah ini merupakan salah satu perwujudan dari program corporate social responsibility (CSR).
 
"The Gade kini menjadi nickname untuk Pegadaian dan sudah menjadi brand yang dikenal kalangan milenial. Apalagi The Gade Coffee & Gold kini tersebar di banyak kota di Indonesia menjadi gerai Pegadaian sekaligus cafe yang instagramable," jelas Sunarso.
 
Oleh sebab itu, program Bank Sampah ini juga kita namakan The Gade Clean & Gold, harapannya desa binaan jadi bersih dan nyaman juga kekinian, sebagai kerja nyata Pegadaian dekat dengan masyarakat.
 
"Desa Setia Asih terpilih sebagai salah satu Desa Binaan Pegadaian, melalui program CSR yang kita jalankan. Dengan kerja sama ini, kami berharap, masyarakat di desa ini akan lebih tertarik terhadap produk-produk Pegadaian, dan menjadi nasabah loyal Pegadaian," tegas Sunarso.
 
Program seperti yang dilakukan di Desa Setia Asih ini akan dilakukan di Desa-desa lain di Indonesia. Sunarso menjelaskan, untuk menarik minat masyarakat sekaligus sebagai bentuk perhatian Pegadaian terhadap desa Setia Asih, sudah diserahkan sejumlah bantuan dana sarana dan prasarana senilai total Rp599.789.000.
 
Dana ini digunakan untuk membiayai pembangunan bank sampah dan taman desa. Adapun Pegadaian sejak 2016 hingga saat ini telah memberikan bantuan sejumlah Rp146.375.000 untuk Pembangunan kandang bebek, bantuan mushola, pelatihan membatik, pelatihan membuat dodol, pelatihan aqua ponik, dan pelatihan pengeloaan sampah.
 
Melalui program Pegadaian bersih-bersih bertema kan The Gade Clean n Gold, Pegadaian semakin menegaskan manfaat kehadirannya sebagai BUMN yang Hadir untuk Negeri dalam rangka kepedulian terhadap lingkungan, serta memeratakan kesejahteraan ekonomi di seluruh daerah di Indonesia.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif