Sekretaris Jenderal (Sesjen) Hadiyanto. Foto: Kemenkeu/Biro KLI/ Wulan
Sekretaris Jenderal (Sesjen) Hadiyanto. Foto: Kemenkeu/Biro KLI/ Wulan

Inovasi Pembiayaan Infrastruktur Diharapkan Tingkatkan Keterlibatan Swasta

Ekonomi penjaminan infrastruktur indonesia
15 Desember 2017 07:03
Jakarta: Pemerintah mendorong agar skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) tidak lagi menjadi skema alternatif. KPBU diharapkan menjadi core structure skema pembiayaan struktur.
 
“Kemenkeu juga telah menyiapkan skema Availibility Payment. Sehingga dengan anggaran yang terbatas ini, infrastruktur tetap dapat terus dibangun sesuai dengan rencana,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hadiyanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 14 Desember 2017.
 
Hadiyanto mengatakan, pemerintah memprioritaskan percepatan penyediaan infrastruktur sebagai salah satu motor dan katalis pertumbuhan ekonomi Nasional.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: DJKN Perluas Mandat PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia
 
“Sesuai yang disampaikan Presiden Jokowi, belanja negara diarahkan pada pendanaan program-program prioritas, utamanya pembangunan infrastruktur. Tujuannya, meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi guna menyerap tenaga kerja serta mengurangi kemiskinan dan ketimpangan,” kata Hadiyanto.
 
Hadi mengatakan, partisipasi swasta dan perbankan merupakan salah satu alternatif solusi dalam pembangunan infrastruktur. Pemerintah telah membentuk PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia PT PII sebagai badan usaha penjaminan infrastruktur.
 
“PT PII menjadi penyedia penjaminan pemerintah atas risiko politik proyek infrastruktur berskema KPBU atau Public-Private Partnership (PPP), sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi swasta dalam berinvestasi dalam proyek-proyek infrastruktur nasional,” jelasnya.
 
Hadi mengungkapkan, PT PII telah memberikan penjaminan atas 13 proyek infrastruktur nasional berskema KPBU pada empat sektor strategis, yaitu jalan tol, telekomunikasi, ketenagalistrikan, dan air minum.
 
Baca: Mangkrak 40 Tahun, PII Berikan Jaminan Proyek SPAM Umbulan Rp2,1 Triliun
 
“PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia menjadi salah satu elemen penting Kementerian Keuangan dalam pembangunan infrastruktur negeri,” katanya.
 
Menurutnya, keberhasilan proyek infrastruktur yang dikembangkan melalui skema KPBU menunjukkan bahwa skema, struktur, dan kerangka regulasi dapat diterima dengan baik oleh sponsor internasional, domestik, pemberi pinjaman dan investor.
 
“PT PII harus mampu menjadi lembaga penjaminan yang tidak hanya kredibel, namun juga memberikan solusi dan fasilitasi komunikasi bagi segenap stakeholder terkait untuk percepatan pengembangan proyek infrastruktur nasional,” ujarnya.

 

(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif