Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

Maskapai Murah Rute Internasional Pindah ke Terminal 2F Soetta

Ekonomi bisnis maskapai bandara soekarno-hatta
Desi Angriani • 04 Juni 2019 13:41
Jakarta: Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta resmi menjadi terminal khusus bagi maskapai penerbangan berbiaya murah atau low-cost carrier (LCC) rute internasional. Nantinya terdapat delapan LCC yang melayani rute internasional di Terminal 2F.
 
Kedelapan maskapai LCC rute internasional yang direlokasi ke terminal 2F tersebut antara lain, AirAsia, Cebu Pacific, Lion Air, Thai Lion, Malindo, Jetstar, Citilink, dan Tiger Scoot.
 
Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhamad Awaluddin mengatakan LCC Terminal 2F membuat Soekarno-Hatta bisa lebih memperluas konektivitas dan pangsa pasar khususnya di segmen penerbangan berbiaya murah.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Segmen LCC tumbuh cukup pesat di seluruh dunia termasuk di Asia Tenggara, dan Soekarno-Hatta bersiap untuk meraih pasar itu," ujar Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip Medcom.id, Selasa 4 Juni 2019.
 
Menurutnya, LCC Terminal 2F didesain sesuai kebutuhan traveler yang mengutamakan kepraktisan, kecepatan, dan kemudahan. Demi memenuhi kebutuhan itu, jumlah check-in desk di LCC Terminal 2F akan dikurangi dari 20 unit pada 2020 menjadi 10 unit pada 2022.
 
Di sisi lain, jumlah fasilitas self check-in ditambah menjadi 40 unit. Seiring dengan itu, fasilitas self bag drop ditambah dari 10 unit pada 2020, menjadi 20 unit pada 2022.
 
"Pelayanan fokus pada digitalisasi seperti web check-in, self check-in,dan self bag drop. Ini kami sebut dengan technology implementation for value added services. Berbagai layanan berbasis teknologi juga selalu di-update," ungkapnya.
 
Selain itu, maskapai LCC juga mendapat insentif landing rates jika membuka rute internasional baru ditambah dengan bebas biaya promosi di digital media dan sosial media milik Angkasa Pura II.
 
Saat ini Terminal 2 berkapasitas sembilan juta penumpang per tahun. Kapasitas penumpang akan bertambah menjadi 24 juta per tahun setelah revitalisasi usai 2022. Adapun penumpang LCC khusus rute internasional di Soekarno-Hatta pada 2018 mencapai sekitar 30 persen dari total penumpang rute internasional 15,5 juta orang.
 
Penumpang segmen LCC di Soekarno-Hatta juga masih tumbuh, di mana year-to-date periode satu Januari-24 April 2019 tercatat 1,32 juta orang atau naik hampir dua persen dibandingkan dengan 1 Januari-24 April 2018 sebanyak 1,34 juta orang.
 
Sementara itu pergerakan pesawat pada 1 Januari-24 April 2019 mencapai 9.604 pergerakan atau naik 5,03 persen dibandingkan dengan 1 Januari-24 April 2018.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif