Illustrasi. MI/RAMDANI.
Illustrasi. MI/RAMDANI.

KKP Minta Tarif Impor Perikanan Jepang Diturunkan

Ekonomi perikanan kelautan dan perikanan
29 Januari 2019 16:10
Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginginkan agar biaya ekspor komoditas kelautan dan perikanan nasional ke Jepang dapat diturunkan, melalui penurunan tarif impor Jepang terhadap komoditas perikanan dari Indonesia menjadi nol persen seperti yang dinikmati oleh sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara lainnya.
 
"Bea impor produk perikanan kita ke Jepang berbeda dengan bea impor dari Thailand dan Vietnam. Mereka bea impornya nol persen, sedangkan kita tujuh persen," kata Sekretaris Jenderal KKP Nilanto Perbowo saat membuka acara Forum Investasi Bisnis Indonesia-Jepang di Kantor KKP, Jakarta dikutip dari Antara, Selasa, 29 Januari 2019.
 
Menurut dia, kecemasan terhadap perbedaan tarif impor untuk komoditas ekspor perikanan Indonesia dibanding negara lainnya merupakan kecemasan para pemangku kepentingan nasional. Nilanto berpendapat bahwa bila Indonesia mendapatkan tarif impor nol persen dari Jepang, maka akan sangat membantu kinerja sektor perikanan Jepang itu sendiri.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apalagi, ia mengingatkan bahwa kondisi kawasan perairan Indonesia dinilai stoknya telah kembali pulih, antara lain karena keberhasilan dalam pemberantasan penangkapan ikan ilegal.
 
"(Penurunan tarif impor dari Indonesia ke Jepang) ini menjadi common concern (perhatian bersama) berbagai pihak, dan ini juga harus menjadi common ground (dasar pemikiran bersama)," paparnya.
 
Sekjen KKP mengemukakan tentang eratnya hubungan Indonesia-Jepang yang telah berlangsung selama lebih dari 60 tahun, tetapi mengapa bila ada pengusaha swasta yang ingin mengekspor ke sana mendapatkan tarif tujuh persen.
 
Ia meyakini bahwa bila tarif tersebut diturunkan menjadi nol persen, maka investor Jepang yang telah menanamkan modal di Thailand dan Vietnam akan pindah berbondong-bondong ke Indonesia.
 
"Mudah-mudahan kemitraan Jepang dan Indonesia terus meningkatkan hubungan yang sudah bagus ini," katanya.
 
Nilanto juga mengutarakan harapannya agar acara forum investasi bisnis tersebut juga dapat semakin menggairahkan hubungan kemitraan perekonomian antara kedua negara.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif