Kemenpar Gelar Misi Penjualan di Inggris
Illustrasi. MI/ROMMY PUJIANTO.
London: Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan industri pariwisata Indonesia dan KBRI di London menggelar Misi Penjualan di Inggris, Manchester, pada 30 Oktober serta London 1 November 2018.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional IV (Eropa), Kemenpar Agustini Rahayu kepada Antara London, Minggu, 28 Oktober 2018 mengatakan misi penjualan digelar untuk memaksimalkan industri pariwisata Indonesia yang berpartisipasi pada WTM London 2018 yang akan digelar di London dari 5-7 November 2018.

Misi Penjualan di Inggris dilaksanakan berdekatan dengan waktu partisipasi Wonderful Indonesia di WTM London merupakan rangkaian aktivitas pemasaran pariwisata Indonesia menggandeng industri yang juga berpartisipasi pada WTM London 2018 agar efisien dan efektif menjaring wisman asal Inggris.

"Pada pelaksanaan Misi Penjualan di Inggris, Kementerian Pariwisata melibatkan 18 industri pariwisata Indonesia (Tour Operator/Travel Agent, Akomodasi) dan 40 industri pariwisata Inggris," katanya.

Kegiatan Misi Penjualan di Inggris diharapkan menunjukkan konsistensi promosi pariwisata Indonesia di Inggris, dan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat Inggris terhadap pariwisata Indonesia, serta mendorong lebih banyak lagi kerja sama bisnis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asal Inggris ke Indonesia.

Dari perspektif statistik, kunjungan wisatawan asal Inggris ke Indonesia menunjukkan angka positif. Pada 2016, tercatat 328.882 wisatawan asal Inggris mengunjungi Indonesia. Jumlah ini meningkat 17,37 persen dari tahun sebelumnya. Sementara tahun 2017, terdapat lebih banyak wisatawan Inggris yang mengunjungi Indonesia.

Dilaporkan sejumlah 361.197 wisman Inggris datang ke Indonesia atau meningkat 9,8 persen dari 2016. Hingga Agustus 2018, tercatat sekitar 264.023 wisman asal Inggris mengunjungi Indonesia atau sekitar 67,52 persen dari total target wisman Eropa 2018.

Wilayah Eropa terus menunjukkan tren positif selama beberapa tahun terakhir. Inggris, Perancis, Jerman, Belanda, dan Rusia adalah lima besar pasar Eropa untuk Indonesia. Statistik menunjukkan nilai pasar pengunjung dari negara-negara tersebut mencapai lebih dari USD1 juta dengan rata-rata lama menginap hampir dua minggu (13,97 hari).



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id