Satgas Waspada Investasi Tindak 11 Koperasi Bodong
Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing (Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Jakarta: Satgas Waspada Investasi berhasil menemukan penipuan berbentuk kegiatan koperasi. Selama tiga tahun terakhir, ada 11 koperasi bodong yang ditindak Satgas Waspada Investasi. Langkah ini diharapkan memberi efek jera sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat dari investasi bodong.

"Sebanyak 11 koperasi sudah kita tindak, tapi itu akumulasi dari tiga tahun terakhir," kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing, dalam Forum Group Discussion (FGD) Waspada Penipuan Berkedok Koperasi, di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Desember 2018.

Beberapa koperasi bodong yang ditindak Satgas Waspada Investasi adalah Pandawa Group, Cakrabuana Sukses Indonesia (CSI), dan Dream for Freedom. Total kerugian ditaksir lebih dari Rp105 triliun.

Namun demikian, ia mengakui, temuan investasi bodong berbentuk koperasi lebih sedikit ketimbang forex, cryptocurrency, dan Multi Level Marketing (MLM). Adapun ketiga entitas itu kerap menawarkan investasi bodong berujung penipuan.

"Di 2018 yang kita tindak ada 108, tapi entitasnya berbagai macam. Forex ada 38, money game (cryptocurrency) ada 19, dan MLM tanpa izin ada sebanyak 34," beber Tongam.

Meski demikian, Satgas Waspada Investasi akan tetap memelototi kegiatan koperasi. Sebab koperasi menjadi satu-satunya wadah bagi masyarakat kecil yang belum memenuhi persayaratan bank atau bankable.

"Memang koperasi (bodong) jumlahnya tidak besar, tapi mencuat karena menyentuh masyarakat kecil sehingga kita akan tetap monitor agar masyarakat tidak dirugikan oleh penawaran-penawaran investasi ilegal ini," pungkas Tongam.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id