Kadin Telah Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dinilai telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional, terutama dalam hal mewujudkan pemerataan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat.

Selain itu, Kadin juga diklaim mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, untuk  meningkatkan ketahanan nasional dalam percaturan perekonomian regional dan internasional.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengatakan memasuki usia 50 tahun Kadin Indonesia, menjadi milestone yang tepat bagi Kadin Indonesia.

"Kami mensyukuri dan merayakan segala pencapaian pengusaha, sebagai salah satu komponen bangsa, yang berperan penting bagi kemajuan perdagangan dan industri di Indonesia," ujar Rosan saat perayaan HUT ke 50 Tahun Kadin Indonesia bertema Membangun Indonesia, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Senin, 24 September 2018.

Menurut Rosan, dalam menapaki perjalanan panjangnya, Kadin telah menjadi wadah komunikasi dan konsultasi antarpengusaha Indonesia dan antara pengusaha Indonesia dengan pemerintah, serta sebagai jembatan yang menyatukan kepentingan pengusaha Indonesia dengan pengusaha asing.

Kadin Indonesia didirikan pada 24 September 1968 oleh Kadin Daerah Tingkat I atau Kadinda Tingkat I (sebutan untuk Kadin Provinsi pada waktu itu) yang ada di seluruh Indonesia atas prakarsa Kadin DKI Jakarta.

Sampai hari ini anggota Kadin terus tumbuh mencapai 428 ribu anggota perseroan yang mempegawaikan lebih dari 35 juta tenaga kerja. Angka ini belum termasuk UMKM dan pengusaha perorangan yang sebenarnya juga berada di bawah payung Kadin sebagai induk organisasi dunia usaha yang didirikan dengan berlandaskan dan sesuai dengan amanat dan semangat Pasal 33 Undang-undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusional pembangunan di bidang ekonomi.

Kadin Indonesia pun mengundang Presiden RI Joko Widodo, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Kerja, Duta Besar, asosiasi-asosiasi, dan Kadinda seluruh Indonesia dengan tamu undangan sebanyak 1.500 hadirin.

Ketua Panitia Penyelenggara HUT Kadin ke-50, Bobby Gafur Umar menambahkanbahwa perayaan HUT Kadin kali ini walaupun merayakan ulang tahun emas tapi sengaja dibuat lebih hemat tetapi tetap meriah.

"Dari segi perayaannya sengaja berhemat karena dananya lebih baik dialokasikan ke beberapa program konkrit yang akan diluncurkan Kadin untuk bersama-sama masyarakat mengatasi masalah dan tantangan pembangunan khususnya di bidang pendidikan vokasi, penciptaan tenaga kerja terampil siap pakai, beasiswa untuk mahasiswa berprestasi, pembukaan progam magang bagi pelajar berprestasi, dan kampanye meningkatkan minat baca masyarakat," jelas Bobby.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id