Usai Pelonggaran LTV

BI Optimistis Kredit Properti Tumbuh 14%

Eko Nordiansyah 30 Juni 2018 07:18 WIB
perbankanbank indonesiakreditkpr
BI Optimistis Kredit Properti Tumbuh 14%
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Jakarta: Bank Indonesia (BI) optimistis penyaluran kredit properti mampu tumbuh 14 persen di masa-masa yang akan datang. Apalagi BI akan menerapkan pelonggaran Loan to Value (LTV) yang mengatur uang muka atau Down Payment (DP) untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

"Ini bisa menaikkan kredit properti dari 13 hingga 14 persen," kata Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto, di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Juni 2018.

Dirinya menambahkan perkiraan tersebut sebagaimana hasil diskusi antara BI dengan asosiasi dan Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas). Sebelum memutuskan pelonggaran LTV, bank sentral telah mendengar masukan dari berbagai pihak.

Adapun persyaratan untuk penggunaan rasio LTV yaitu rasio kredit bermasalah (NPL) dari total kredit secara bersih (net) di bank kurang dari lima persen. Rasio kredit properti bermasalah di bank secara bruto (gross) juga harus kurang dari lima persen.

Menurutnya bank wajib memastikan tidak terjadi pengalihan kredit kepada debitur pada bank yang sama maupun bank lain untuk jangka waktu minimal satu tahun. Kewajiban ini berlaku hanya untuk bank yang akan menyalurkan kredit atau pembiayaan properti secara inden.

"Implementasi pelonggaran inden hanya berlaku bagi bank yang memiliki kebijakan yang memerhatikan kemampuan debitur untuk melakukan pembayaran," jelas dia.

Selain itu, tambahnya, bank juga harus memiliki kebijakan sendiri untuk memerhatikan prinsip kehati-hatian dalam memberikan kredit. BI juga memberlakukan implementasi pelonggaran pencairan secara bertahap dan hanya diberikan kepada pengembang yang memenuhi kebijakan manajemen risiko bank.

"Bank juga wajib memastikan transaksi dalam rangka pemberian kredit dan pencairan bertahap harus dilakukan melalui rekening bank dari debitur dan pengembang atau penjual," pungkasnya.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id